<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408</id><updated>2009-10-12T18:18:09.901-07:00</updated><title type='text'>KELUARGA DUTA HARAPAN</title><subtitle type='html'>SESAMA MUSLIM ADALAH BERSAUDARA</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-6981771442894997811</id><published>2008-11-21T02:45:00.000-08:00</published><updated>2008-11-21T02:47:12.689-08:00</updated><title type='text'>Khasiat jambu Biji</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/SSaRnDDRoMI/AAAAAAAAABY/_vXglI7KuQo/s1600-h/Jambu-Biji.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5271060513903714498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 294px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/SSaRnDDRoMI/AAAAAAAAABY/_vXglI7KuQo/s400/Jambu-Biji.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Air seduhan daun jambu biji tengah diteliti secara intensif, karena "dicurigai" punya potensi menghambat, bahkan membunuh virus penyakit demam berdarah dan HIV. Tak jelas mengapa jambu ini dinamai klutuk. Mungkin karena buahnya punya beribu biji, yang kalau dikunyah berbunyi gemerutuk. Mungkin juga ada sebab lain yang "tak tercatat dalam sejarah". Namun, apalah arti sebuah nama. Apalagi jika jambu itu ternyata punya khasiat istimewa.Bisa dimaklumi kalau sebagian besar Anda lebih mengenal buah jambu klutuk (Psidium guajava) sebagai makanan di waktu senggang (atau saat tak ada penganan lain yang bisa disantap). Ada juga yang menyebutnya sebagai buah "terkutuk". Biji buah tropis yang keras dan banyak ini memang cukup mengganggu. Apalagi jika biji-biji itu masuk ke sela-sela gigi berlubang, butuh usaha ekstra untuk mengungkitnya.Tapi siapa sangka, di balik kekerasan isinya, terdapat kemampuan menyembuhkan banyak penyakit. Tak hanya buahnya, daun dan batang klutuk pun bermanfaat. Bahkan, air seduhan daun jambu biji itu kini tengah diteliti secara intensif, karena "dicurigai" punya potensi menghambat, bahkan membunuh virus penyakit demam berdarah dan HIV.Keluarga obatDi Cina dan Asia Tenggara sendiri, jambu klutuk alias guajava, terutama daunnya, sudah sejak lama dikenal sebagai obat. Mulai obat penyembuh radang usus besar, menghilangkan infeksi, penyembuh diare, disentri, sampai obat untuk menghentikan perdarahan. Bahkan di pedesaan, tumbukan daun jambu biji lazim juga digunakan sebagai obat luka karena cidera, luka karena perdarahan, serta bisul-bisul.Jambu biji memang diketahui memiliki sejumlah zat aktif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat, terutama daunnya, yang banyak mengandung minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guaja vermin, dan beberapa vitamin, terutama vitamin A, B, C berikut beberapa mineral. Khusus daunnya, diperkirakan bisa mengandung hingga 9% eutenol, 3% damar, dan kalsium oksalat.Menurut sejumlah literatur yang membahas obat-obatan tradisional, potensi obat tumbuhan jambu klutuk memang sangat lengkap. Bukan hanya daunnya yang kaya zat-zat penyembuh. Tapi juga buah, bunga, dan kulit batangnya.Akar dan kulit batang jambu klutuk dapat digunakan sebagai decoct atau infusum, obat diare, atau gastroenteritis (radang selaput lendir lambung dan usus) terutama pada anak-anak. Selain itu, batangnya bisa juga digunakan sebagai obat sariawan. Bahkan di pedesaan, seduhan campuran daun jambu biji dengan daun sirih, kerap digunakan untuk mencuci lubang senggama agar tidak gatal-gatal karena bakteri.Jambu biji sendiri sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Dia berasal dari kawasan tropis Amerika, kemudian menyebar antara lain ke Malaysia, India, Sri Lanka, Vietnam, Indonesia, dan kawasan Pasifik. Di Indonesia, tanaman ini bisa tumbuh di berbagai tempat berbeda. Mulai dataran rendah (pantai) sampai dataran tinggi berketinggian 1.200 m di atas permukaan laut.Dia juga dapat tumbuh sembarang, baik di lapangan terbuka maupun semak belukar. Banyak penduduk yang menanam tumbuhan ini sebagai tanaman pekarangan, tapi anehnya jarang yang membudidayakannya sebagai tanaman kebun. Pamornya seolah-olah masih kalah dengan keluarga jambu lainnya. Padahal, nilai ekonomis jambu klutuk tidak kalah dengan jambu air, misalnya.Jambu klutuk lazimnya berbunga pada bulan September - Oktober, serta berbuah pada bulan Februari - Maret setiap tahunnya. Perbanyakan tanaman lebih sering dilakukan dengan mencangkok. Bukan berarti menanam langsung dari bijinya dilarang. Namun, cara terakhir ini kurang praktis, karena butuh waktu lebih lama. Buah mudanya agak keras, tapi makin masak (berwarna kuning) makin lunak pula dagingnya.Bentuk buahnya ada yang bulat, ada pula yang lonjong. Sedangkan kulit buahnya tipis, sehingga orang jarang mengupasnya sebelum dimakan. Buah yang sudah masak bagian dalamnya berwarna merah atau kuning, berasa manis atau ada pula yang manis keasaman, karena banyak mengandung vitamin C. Jadi, kalau Anda punya kebun jambu klutuk di pekarangan, tak usah repot-repot lagi beli suplemen vitamin C.Terakhir, sekadar informasi, puluhan pakar dari sebuah Fakultas Kedokteran di Taipei dua ta-hun terakhir ini tengah bergelut mencari dan mengembangkan senyawa aktif yang dapat menghambat perkembangan HIV. Prof. Yang Ling Ling, ketua tim peneliti tersebut menyatakan, timnya telah menemukan senyawa flavonoid dari beberapa tanaman yang dapat menghambat perkembangan HIV. Salah satunya, ya si guajava tadi.Anda masih percaya si klutuk buah terkutuk?Penulis: Prof. H. Unus Suriawiria,Guru Besar Bioteknologi dan Agroindustri, di Bandung(intisari) Copyright @ PT. Kompas Cyber Media&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-6981771442894997811?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/6981771442894997811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=6981771442894997811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/6981771442894997811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/6981771442894997811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/11/khasiat-jambu-biji.html' title='Khasiat jambu Biji'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/SSaRnDDRoMI/AAAAAAAAABY/_vXglI7KuQo/s72-c/Jambu-Biji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-6180075193473540830</id><published>2008-02-09T01:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-09T01:25:34.486-08:00</updated><title type='text'>Istana Bogor, Saksi Bisu Pelengseran Bung Karno</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R61xVX_1qBI/AAAAAAAAABQ/Cz6QMfmgdLI/s1600-h/ISTANA+BGR.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164908959696791570" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R61xVX_1qBI/AAAAAAAAABQ/Cz6QMfmgdLI/s400/ISTANA%2BBGR.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setiap Juni Istana Bogor dibuka untuk umum. Selain kemegahan ruang, pengunjung boleh merenungi misteri tentang penggalan sejarah yang ditentukan dari tempat itu. Di salah satu ruang istana itulah Bung Karno menandatangani Super Semar yang berbuntut pada kejatuhannya. Lukisan WanitaBangunan seluas 1,5 hektar ini tampak megah dan kokoh. Perjalanan yang dimulai dari gedung sayap kiri melewati ruang kerja, ruang makan, perpustakaan, ruang tidur sampai ruang pertemuan yang disebut ruang teratai. Disebut demikian, karena di ruang itu terdapat lukisan bunga teratai. Ada beberapa ruangan tertentu yang tidak bisa dimasuki pengunjung. Padahal, di ruang-ruang tersebut banyak dihiasi lukisan, kebanyakan lukisan wanita yang beberapa di antaranya tidak menggunakan sehelai benang pun. “Tapi itu jangan dianggap porno, tapi sebuah karya seni,” tutur pemandu istana tentang lukisan yang rata-rata dibuat pada satu abad lampau. Seperti lukisan yang berjudul ‘Pesta Anggur’ yang berada di dekat ruang makan dibuat pada tahun 1881.Soekarno, Presiden I RI yang lama menghuni istana tersebut, memang gemar karya seni. Selain lukisan, di dalam istana juga terdapat koleksi guci, piring porselen dan patung. Untuk koleksi guci selain buatan Singkawang, ada juga yang dari Dinasti Ming abad 14. Ada pula lampu kristal yang menghiasi ruang-ruang utama. “Lampu ini dibeli di Cekoslovakia. Beratnya ada yang mencapai 500 kg,” tambah pemandu. BuitenzorgIstana Bogor mulai dipakai sebagai istana kepresidenan tahun 1950. Sebelumnya bangunan yang berdiri di tanah seluas 28,8 hektar ini difungsikan sebagai tempat tinggal Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Adalah Gubernur Jenderal GW Baron van Imhoff yang menemukan lokasi ini. Sebuah catatan menyebutkan, pada 10 Agustus 1744 Imhoff melakukan inspeksi ke Cianjur, Jawa Barat, dan kemudian menemukan tempat yang dianggap strategis dan cocok untuk beristirahat yakni Bogor. Setahun kemudian ia memerintahkan membangun sebuah tempat peristirahatan yang gaya bangunannya meniru bangunan gedung Bleinheim Palace, rumah tinggal Duke of Malborough, di wilayah Oxford, Inggris. Tentu gaya bangunan yang kemudian terwujud belumlah semegah dan sebesar sekarang ini. Imhoff kemudian menamai duplikat Bleinheim Palace itu Buitenzorg atau San Souci yang artinya bebas masalah dan kesulitan.Tak sedikit Gubernur Jenderal yang menjabat setelah Imhoff kemudian mengadakan perubahan-perubahan bentuk bangunan. Begitu pula pada masa perang antara Indonesia lawan Belanda, banyak bagian Buitenzorg yang hancur dan kemudian diperbaiki. 12 RusaSelain menambahkan bangunan, ada juga gubernur jenderal yang memperhatikan keindahan di luar bangunan. Herman Willem Daendels, pembangun jalan Anyer-Panarukan, misalnya, malah mengupayakan adanya hewan-hewan liar yang akan dilepas di halaman pesanggrahan. Gubernur jenderal yang berkuasa antara tahun 1808-1811 itu mendatangkan 12 ekor atau enam pasang rusa yang berasal dari perbatasan India dan Nepal.Rusa-rusa ini kemudian dibiarkan lepas dan berkembang biak di lingkungan halaman istana. Kini rusa-rusa tersebut jumlahnya sudah mencapai 800-an. “Rusa-rusa tersebut tidak dikandangkan. Jadi mereka bebas berkeliaran di halaman,” jelas Nanung, seorang pemandu di istana itu. Tapi karena jumlahnya yang terus bertambah, beberapa kali pihak istana menyerahkan rusanya ke Taman Safari Indonesia. Bahkan pernah juga rusa-rusa ini diberikan kepada orang-orang yang memang mau memeliharanya. “Karena tempatnya sudah sangat sempit untuk jumlah yang besar itu,” lanjut Nanung.Tahun 1817, Prog G Reinwardt juga membangun sebuah kebun untuk tujuan ilmu pengetahuan di samping komplek Buitenzorg. Dengan menggunakan tanah seluas 111 hektar, kini kita masih bisa menikmati proyek sains yang kemudian dikenal sebagai Kebun Raya Bogor itu.Konferensi InternasionalKetika pemerintahan Republik Indonesia mulai terbentuk, penggunaan Buitenzorg yang kemudian berganti julukan dengan Istana Bogor itu semakin dimaksimalkan. Dari sinilah Istana Bogor kemudian juga menjadi saksi sejarah politik Indonesia. Bangunan ini lalu sering digunakan untuk menggelar konferensi internasional. Tanggal 28-29 Desember 1954 misalnya, dilangsungkan Konferensi Lima Negara. Lima hari terakhir di bulan Juli 1988 pembahasan masalah Kamboja dalam Jakarta Informal Meeting digelar juga di sana. Setelah itu menyusul pertemuan APEC tanggal 15 November 1994.Di sela-sela itu tentu agenda politik nasional Indonesia sering juga dibahas di dalamnya. Konon sebelum jatuh dari kekuasaannya, Soekrano, atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno, pernah berniat memanggil Jenderal Ahmad Yani untuk menemuinya di istana tersebut. Rencananya jenderal yang dikenal tegas menghadapi PKI inilah yang diminta Bung Karno untuk menggantikan posisinya bila situasi makin genting. Tapi nyatanya sejarah malah mencatat Soeharto sebagai pengemban tugas yang berbuntut pada peralihan kekuasaan itu Tak banyak saksi hidup yang bisa bicara karena konon ada juga pembicaraan empat mata dilakukan di sana.Yang mana yang benar semuanya memang masih samar. Tentu hanya Istana Bogor ini saja yang tahu. Masuk Tidak BayarMengingat besarnya nilai sejarah yang dikandung Istana Bogor, maka rasa-rasanya tempat ini sangatlah bagus untuk dikunjungi sebagai bagian dari usaha pendidikan. Prosedur mengunjungi tempat itu tidaklah sulit. Pimpinan rombongan hanya tinggal mengajukan surat permohonan untuk memberitahu pengelola kapan kunjungan akan dilakukan. Surat permohonan ini harus diajukan seminggu sebelumnya dengan dilampiri daftar peserta rombongan rangkap empat yang akan diserahkan ke bagian posko penjagaan, arsip, penerima tamu dan juga pemandu. Bila tak mau terpaku pada birokrasi tersebut, Anda bisa mencoba masuk pada saat ulang tahun kota Bogor. Biasanya pada saat itu, yang perlu Anda lakukan hanya mendaftar pada panitia pelaksana. Rombongan akan diberangkatkan bila jumlahnya sudah mencapai 50 orang. Yang perlu diingat, bila Anda hendak berkunjung ke Istana Bogor, pakaian yang dikenakan harus rapi. Untuk wanita, tidak boleh menggunakan segala jenis celana panjang dan juga kaus. Sedang para pria tidak boleh menggunakan celana berbahan jeans dan juga kaus. Kalau tidak, jangan salahkan bila para provoost akan menolak Anda masuk.Untuk semua keperluan itu para pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Cukup mereka memberi imbalan pada pemandu yang tidak ditentukan besarnya ya….sesuai kebijaksanaan pengunjung tamu saja lah….Ijin yang cukup rumit malah diperlakukan pada media masa. Ijin peliputan dan publikasi ini hanya diberikan jika media itu mendapat ijin dari pengelola pusat istana kepresidenan di Sekretariat Negara. Prosedur ini berlaku juga untuk peliputan-peliputan istana lainnya seperti Istana Cipanas, istana Yogyakarta, istana Tampaksiring dan Istana Jakarta sendiri. Dengan prosedur ini tak sedikit wartawan yang kecele karena mereka terlanjur datang tapi belum bawa ijin. Senior (Joned Suryatmoko/Diana Yunita Sari)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-6180075193473540830?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/6180075193473540830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=6180075193473540830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/6180075193473540830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/6180075193473540830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/02/istana-bogor-saksi-bisu-pelengseran.html' title='Istana Bogor, Saksi Bisu Pelengseran Bung Karno'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R61xVX_1qBI/AAAAAAAAABQ/Cz6QMfmgdLI/s72-c/ISTANA%2BBGR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-3798463645295118930</id><published>2008-01-19T01:48:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T01:50:23.907-08:00</updated><title type='text'>Tragedi Karbala dan Tradisi ”Bubur Beureum”</title><content type='html'>PARA lelaki itu terus memukuli tubuh dan wajahnya dengan pisau, rantai, dan benda keras lainnya. Darah segar mengucur membahasi ikat kepala dan pakaian mereka. Tangisan tidak terbendung. Tapi bukan lantaran rasa sakit tak terkirakan. Melainkan air mata kesedihan yang mendalam karena kehilangan dan penyesalan.Atraksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari terbunuhnya Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib di Karbala, Irak. Pawai yang berdarah-darah itu biasanya berlangsung di India, Pakistan, Iran atau Irak pada setiap tanggal 10 Muharam atau lebih dikenal dengan nama Hari Asyura. Meskipun pemerintah setempat secara resmi melarang praktik penyiksaan diri seperti itu, pada kenyataannya sulit dihilangkan. Refleksi kecintaan pada Imam Husein dengan cara tersebut terus saja berlangsung, dan kita bisa melihatnya setiap tahun di layar kaca.Memang ada dua peristiwa besar pada bulan Muharam ini yang sering diperingati kaum Muslimin. Pertama, peringatan tahun baru Hijriah yang jatuh pada tanggal 1 Muharam dan kedua, peringatan tragedi terbunuhnya Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib, cucu Nabi Muhammad saw., dipadang Karbala pada tanggal 10 Muharam.Dari keduanya, peringatan tragedi Karbala memiliki dimensi tersendiri meskipun lebih sedikit kaum Muslimin yang memperingatinya. Begitu membekasnya peristiwa itu, sehingga menumbuhkan sebuah tradisi di tengah masyarakat sebagai bentuk penghormatan atas syahidnya Imam Husein.Peristiwa di Karbala adalah fragmen yang mengabarkan pada kita salah satu sisi hitam dalam sejarah Islam. Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib, penerus ajaran Nabi dan lambang kesucian, berhadapan dengan Yazid bin Muawiyah, penguasa tiran dan lambang kezaliman. Sudah digariskan hukum alam, kesucian dan kezaliman tidak bisa berjalan bergandengan.Sebuah perang yang tidak seimbang terjadi. Imam Husein dengan sekira 70 pengikutnya berhadapan dengan sekira 30.000 tentara Yazid yang dikomandani Ubadilillah bin Ziyad. Dalam rasa haus yang sangat, karena Yazid menutup akses rombongan Husein ke Sungai Eufrat, anggota kafilah kecil ini satu per satu gugur dengan mengenaskan. Termasuk anak-anak kecil dan para wanita yang tidak berdaya.Puncaknya, Imam Husein syahid dan kepalanya dipenggal lalu diarak ke istana Yazid bin Muawiyah. Banyak penduduk Irak meratapinya, karena mereka tahu persis siapa lelaki yang disebut Rasulullah sebagai pemuka para penghuni surga itu. Peristiwa terbunuhnya Imam Husein terjadi pada tanggal 10 Muharam 61 Hijriah. Tanggal tersebut dikenal dengan nama Hari Asyura. Lidah Jawa melafalkannya menjadi Suro.Kaum Muslimin penganut mazhab Syi'ah di beberapa negara, menyelenggarakan peringatan Asyura secara besar-besaran. Menjadi ritual wajib tahunan yang tidak bisa ditinggalkan. Mereka mengadakan semacam teater massal di tempat terbuka. Lalu kisah penderitaan Husein dibacakan, semua orang menangis. Kemudian mereka berarak, sambil meneriakkan kalimat, "Setiap hari adalah Asyura, setiap tempat adalah Karbala."Dalam kondisi seburuk apa pun, peringatan Asyura tetap diupayakan untuk dilakukan. Misalnya, warga Irak yang sudah beberapa tahun belakangan ini berada di bawah penjajahan Amerika Serikat, tidak pernah meninggalkan tradisi ini. Mereka berkumpul di Karbala, berziarah ke makam Imam Husein lalu dilanjutkan dengan pawai menelurusi jalan-jalan utama.**DI Indonesia, peringatan Asyura memang tidak seheboh di Irak atau Iran. Tapi bukan tidak ada sama sekali. Sejak dulu peringatan ini dilangsungkan, dan pada umumnya dengan suasana yang sederhana. Namun tidak dalam kesadaran sebagai seorang penganut Syi'ah, melainkan semata-mata kecintaan mereka pada Imam Husein. Dan tentu saja karena warisan tradisi.Kebanyakan dari mereka tidak tahu persis seperti apa tragedi itu terjadi dan apa motif di belakangnya. Hanya kesadaran tradisilah yang memandu mereka untuk tetap menyelenggarakan peringatan Asyura. Pada tahun 70-an, di beberapa tempat di Jawa Barat kegiatan ini masih berlangsung setiap tahun. Terutama di kampung-kampung.Di sebuah kampung di Tasikmalaya, pada pagi hari setiap tanggal 10 Muharam hampir setiap rumah memasak bubur merah dan putih yang disimpan terpisah. Bubur itu kemudian dikenal dengan bubur suro. Selanjutnya makanan itu dibawa ke masjid bersama dengan hahampangan (makanan ringan). Di masjid telah berkumpul warga yang duduk bersila membentuk lingkaran. Orang yang dituakan atau imam masjid memimpin acara tersebut.Seorang wanita separuh baya membacakan salawat dilanjutkan dengan pembacaan pujian pada Rasulullah dari Kitab al-Barzanji. Dalam dialek Sunda bunyinya berubah menjadi "berjanji". Kitab ini dikarang oleh Syekh Ja'far al-Barzanji bin Husein bin Abdul Karim yang lahir di Madinah tahun 1690 M. Seusai "Barzanji" dibacakan, kemudian dilantunkan kisah hidup Imam Husein, perjuangannya menegakkan kadilan melawan kezaliman, berperang melawan penguasa Yazid Muawiyah, hingga syahidnya di Karbala. Tidak ada tangisan, tidak ada keharuan. Acara berlangsung datar-datar saja. Setelah pembacaan kisah selesai, jemaah pun menyantap hidangan. Anak-anak berebut mengambil mangkuk untuk bubur suro.Sedangkan di sebuah kampung di Limbangan, Garut, warga berkumpul di masjid sore hari menjelang magrib. Di tempat itu makanan ringan dan bubur suro sudah tersedia. Setelah wejangan disampaikan dan pembacaan "Barzanji" serta kisah Imam Husein dilantunkan, warga salat magrib berjemaah. Setelah itu warga pun menyantap hidangan."Di tengah lingkaran warga, tersimpan pula air putih dalam beberapa kendi. Setelah acara selesai, warga mengambilnya dengan cangkir masing-masing ke rumah mereka. Ada kepercayaan, air itu membawa berkah," kata Rohendi (34), yang sempat bermukim di Limbangan pada tahun 80-an saat duduk di bangku SD.Sejumlah orang tua terkadang menjadikan Hari Asyura untuk menguatkan nama anaknya yang baru lahir. Biasanya orang tua membawa si bayi dibawa ke masjid, kemudian memperkenalkan namanya kepada hadirin. Dengan kata lain namanya dipatenkan. Karena itu, di masyarakat Sunda sering terdengar ungkapan, "Ngaran budak teh geus beunang ngabubur beureum ngabubur bodas." (Nama anak ini sudah dikuatkan dengan bubur merah dan bubur putih). Dalam tradisi Jawa, biasanya peringatan Asyura dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat magis. Pada hari itu sering dilakukan pencucian benda-benda yang dianggap keramat, selain dilakukan pada 1 Muharam. Terdapat pula ritual khusus untuk menyambutnya.Di beberapa tempat di luar Pulau Jawa, perayaan Hari Asyura jauh lebih meriah dan menjadi agenda pariwisata tahunan yang menyedot banyak pengunjung. Misalnya di Bengkulu ada upacara tradisional "Tabot" atau "Tabut". Di wilayah ini perayaan Asyura sudah diperingati lebih dari dua abad yang lalu. Tabut berasal dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti "kotak kayu".Menurut berbagai keterangan, tradisi Tabut dibawa ke Bengkulu oleh orang-orang Madras, India. Mereka adalah para pekerja yang membangun benteng Marlborought di Bengkulu, dan mengamalkan mazhab Syi'ah. Tradisi Tabut menggambarkan para pengikut Imam Husein bekerja keras mengumpulkan bagian-bagian jenazah pemimpin mereka, dan memakamkannya di Karbala.**PADA awal tahun 1990-an, mulai banyak digelar peringatan Hari Asyura secara "lebih ideologis" di Indonesia. Artinya, penyelenggaraan tersebut dilakukan oleh komunitas para pencinta ahli bait (keluarga) Nabi Muhammad saw. yang suci. Mereka secara sadar memang mengamalkan mazhab Syi'ah (atau kesyi'ah-syi'ahan) dan meyakini konsep imamahnya. Imam Husein sendiri adalah imam ke-3 dalam mazhab tersebut.Ketika reformasi bergulir, perayaan dilakukan lebih terbuka lagi. Di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Hari Asyura digelar di tempat-tempat pertemuan yang besar atau di hotel berbintang. Para pesertanya juga datang dari berbagai tempat, dengan mengenakan pakaian hitam sebagai tanda berkabung. Di berbagai tempat strategis terbentang kain spanduk besar bertuliskan "Setiap Hari Adalah Asyura, Setiap Tempat Adalah Karbala".Dalam kesempatan itulah dibacakan kisah hidup dan tragedi yang menimpa Husein. Begitu kisah dibacakan, hadirin pun hening. Begitu sampai pada penggalan kisah yang paling memilukan, hadirin terisak dan akhirnya larut dalam tangisan. Semakin memilukan kisah itu, akan semakin keras tangisan mereka.Setelah itu, biasanya dilantunkan syair-syair berisi ratapan untuk Husein yang lazim disebut martsiyah atau elegi. Peristiwa Karbala telah memberi ilham bagi sekian banyak orang di berbagai belahan dunia untuk menggubah syair. Tidak terhitung kiranya jumlah buku yang ditulis orang untuk mengabadikan tragedi tersebut.Terlepas dari persoalan mazhab yang melatarbelakanginya, peringatan Hari Asyura telah memperkaya tradisi di tengah masyarakat Indonesia. Tanpa harus menyimpan kecurigaan apa pun terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. (Enton Supriyatna Sind)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-3798463645295118930?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/3798463645295118930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=3798463645295118930' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/3798463645295118930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/3798463645295118930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/01/tragedi-karbala-dan-tradisi-bubur.html' title='Tragedi Karbala dan Tradisi ”Bubur Beureum”'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-7483175817476361198</id><published>2008-01-18T19:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-18T19:54:54.590-08:00</updated><title type='text'>Kota Suci Penuh Darah</title><content type='html'>KOTA Karbala adalah tempat penting bagi peziarah kaum muslim Syiah. Kota ini memang merupakan tempat suci bagi para pemeluk Islam Syiah.&lt;br /&gt;Di sinilah terletak makam Imam Husein yang disucikan para pemeluk Syiah. Di kota itu pula tempat Imam Husein dan seluruh keluarganya terbunuh dalam sebuah pertempuran tak seimbang dengan Yazid bin Muawiyah dari Dinasti Umayah lebih dari 1.300 tahun lalu.&lt;br /&gt;Bagi para pemeluk Syiah yang taat, ziarah ke Karbala juga bermakna pertobatan dan penebusan dosa karena kegagalan nenek moyang mereka membela dan membantu Imam Husein. Dalam perkembangannya, peringatan hari wafatnya Imam Husein tak sekadar menjadi perayaan kaum Syiah yang menemukan tradisinya kembali. Lebih dari itu, momen puncak peribadatan penganut Syiah ini sekaligus menjadi unjuk kekuatan kaum Syiah Irak kepada dunia, khususnya tentara pendudukan Amerika.&lt;br /&gt;Dalam sejarah dinyatakan kekalifahan Imam Husein tidak diakui, meskipun kelompok muslim Syiah percaya bahwa Husein berhak menjadi kalifah. Pada tahun 600, dia mengklaim punya hak untuk menjadi kalifah meneruskan kekalifahan Muawiyah yang sudah meninggal.&lt;br /&gt;Namun, putra Muawiyah, Yazid, tidak mengakui klaim Husein sehingga pecahlah pertikaian antara pengikut Husein dan Yazid. Pasukan Husein yang jumlahnya sedikit terkepung di Karbala, tepat di perbatasan dengan padang pasir. Dia tewas dalam pertempuran itu. Jenazahnya dimakamkan di kota itu. Makamnya, dengan hiasan kubah dan tiga menara, menjadi kompleks bangunan utama di kota itu dan juga sebagai tempat perziarahan bagi muslim Syiah.&lt;br /&gt;Di Karbala juga terdapat makam Abbas, saudara Husein, yang ikut tewas dalam pertempuran itu. Ayahanda Husein, Imam Ali, adalah pendiri gerakan Syiah. Dia dimakamkan di Najaf, 190 km sebelah selatan Bagdad dan 80 km dari Karbala.&lt;br /&gt;Ali menikah dengan putri Nabi Muhammad, Fatima. Ali pun ketika itu sangat berharap untuk menjadi pemimpin bagi umat Islam kelak. Setelah Ali wafat, Syiah memisahkan diri dari aliran Suni.&lt;br /&gt;Kepercayaan Baru&lt;br /&gt;Peristiwa terbunuhnya Husein menimbulkan duka mendalam bagi penganut Syiah dan melahirkan sebuah kepercayaan baru di kalangan Syiah, yang menganggap Muharam sebagai bulan kesedihan dan bulan sial. Dalam perkembangan selanjutnya, penganut Syiah menciptakan ritual-ritual khusus untuk memperingati tragedi Karbala, berupa majelis-majelis ratapan yang berpuncak pada 10 Muharam (10 Asyura), tepat di hari wafatnya Imam Husein.&lt;br /&gt;Karbala sebetulnya termasuk kota miskin. Secara tradisional, pendapatan kota itu berasal dari ribuan peziarah yang datang berkunjung, terutama dari Iran dan India. Ribuan peziarah muslim hampir setiap hari memadati jalan-jalan sempit kota itu.&lt;br /&gt;Pada 1991, setelah Perang Teluk, Syiah di Karbala, Najaf, dan kota-kota lain bangkit memberontak menentang pemerintahan Saddam Hussein. Namun, pemberontakan itu tidak didukung oleh AS dan sekutu-sekutunya. Pasukan Pengawal Republik akhirnya berhasil menumpas pemberontakan itu. Puluhan ribu muslim Syiah di seluruh penjuru Irak selatan tewas dibunuh, disiksa, atau dipenjara. Mereka yang berhasil lolos memilih melarikan diri ke Iran.&lt;br /&gt;Sungguh amat disayangkan, makam-makam suci di kedua kota suci itu diterjang tank-tank dan artileri pasukan pemerintah Saddam. Meski demikian, makam-makam tersebut dapat segera direstorasi dengan menggunakan dana pemerintah.&lt;br /&gt;Kekalahan gerakan pemberontakan itu mengakibatkan kelompok Syiah terpinggirkan, kendati jumlah pengikut Syiah berkisar 60 persen dari populasi penduduk negeri itu.&lt;br /&gt;Sejak itu, pemerintah Irak dikabarkan membatasi perziarahan ke Karbala yang biasanya dilakukan dua kali dalam setahun. Pembatasan itu mengakibatkan perselisihan tak kunjung padam dan bentrokan-bentrokan masih sering terjadi.&lt;br /&gt;Saat perang Irak melawan AS, banyak orang mengecam tentara Amerika, karena pesawat tempurnya terbang terlalu rendah. Mereka takut, getaran atau bahkan misil akan mengenai salah satu bagian dari bangunan makam tersebut. Untunglah, tidak terjadi kerusakan pada bangunan suci tersebut, meski 7 kilometer dari lokasi, masih terlihat onggokan tank Irak yang porak-poranda dihajar misil. Saat perang lalu, hampir seluruh penduduk di sekitar pergi mengungsi.&lt;br /&gt;Setelah rezim Saddam tumbang, Karbala berdenyut kembali. Hampir setiap hari ratusan peziarah berdoa dan menyambangi tempat suci ini. Mereka berdoa dan menangis tersedu-sedu. Ada yang datang dari Iran, Pakistan, Libanon, dan dari lokal Irak. Bagi sebagian penganut Syiah, belum afdhol rasanya jika tak sempat ke Karbala dan Najaf.&lt;br /&gt;Karbala layaknya kota satelit yang bahkan jauh lebih ramai dari distrik terdekatnya, Iskandariyah. Pedagang asongan, yang menjajakan turbah (tempat sujud dari tanah-Red), kaset, sajadah, dan gambar-gambar Al Husain memenuhi jalan masuk menuju bangunan makam. Meski di sekeliling makam sudah berdiri puluhan hotel, tetap saja tak mampu menampung para peziarah.&lt;br /&gt;Memang, Karbala bak prasasti nan tak lekang dimakan perang. Dalam situasi sulit sekalipun, masih bisa menghidupi penduduk sekitar. Banyak orang bisa mengambil keuntungan dari keluarga Nabi, meski tidak sedikit pula yang tak tahu diri dan tidak merasa bahwa hanya sedikit yang telah dia berikan.&lt;br /&gt;Karbala terletak di 80 km sebelah selatan kota Baghdad, sebelah barat Furat, dan sebelah kanan anak sungai Husainiya.&lt;br /&gt;Karbala juga berbatasan dengan Siria dan Saudi Arabia.&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;Sejarah kota ini bermula dari masa kerajaan Babilonia. Sebelum ditaklukkan oleh penguasa Islam, kota ini merupakan kuburan/makam orang-orang Kristen. Menurut beberapa peneliti, kata Karbala berasal dari bahasa Babilonia kuno yang berarti ìdekat Tuhanî. Untuk mengetahui arti yang tepat, para peneliti mengatakan perlu diketahui terlebih dahulu bentuk tulisannya dan analisis linguistiknya. Dikatakannya, kata ini diambil dari kata Kur Babul yang dalam bahasa Arab berarti sekelompok desa-desa Babilonia Kuno. Desa-desa itu antara lain Ninawi (dekat Saddatul Hindiyah), Al-Ghadhiriyah (sekarang lebih dikenal dengan Araadhil Husainiyah yang berarti tanah Husainiya. Lalu Karbala atau Aqr Babul, An-Nawaawis, Al-Hirah yang sekarang lebih dikenal sebagai Al-Haa'ir.&lt;br /&gt;Sebagian peneliti lainnya menyatakan sejarah Karbala berkait dengan sejarah kota Tusuh An-Nahrain yang terletak di tepian Sungai Balakubos, tempat kuil-kuil pemujaan. Kata Karbala dibentuk dari dua kata Siria yaitu Karb yang berarti tempat suci, dan kata Ail yang berarti Tuhan. Dua kata itu bila digabung berarti Kota Suci Tuhan. (Maratun Nashihah/Pusdok SM-33t)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-7483175817476361198?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/7483175817476361198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=7483175817476361198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/7483175817476361198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/7483175817476361198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/01/kota-suci-penuh-darah.html' title='Kota Suci Penuh Darah'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-622768585226215728</id><published>2008-01-10T19:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T19:03:16.879-08:00</updated><title type='text'>Menanti Imam Mahdi di Makkah</title><content type='html'>Berbagai hadits shahih menyatakan bahwa Imam Mahdi akan hadir di Makkah dan dibaiat para pemuda yang berjumlah 313 orang, suatu jumlah yang sama dengan jumlah pasukan kaum Muslimin dalam Perang Badr. Hadirnya Imam Mahdi di Makkah diduga kuat di saat pelaksanaan musim haji, karena di musim haji inilah umat Islam dari segala penjuru dunia berkumpul di Baitullah untuk merapatkan shaft, menyatukan niat, dan semata-mata beribadah guna meninggikan keimanan dan menegakkan kalimatullah.&lt;br /&gt;Ibadah haji bukan semata ibadah ruhiyah, namun juga memiliki nilai strategis politis dalam perjuangan umat Islam sedunia menuju Pan Islam (Persatuan Islam). Saat berkumpul di sekitar Baitullah, tidak ada lagi yang namanya umat Islam Indonesia, umat Islam Turki, umat Islam Inggris, umat Islam Afrika, umat Islam Cina, dan sebagainya. Semuanya adalah umat Islam. Titik.&lt;br /&gt;Dalam perjuangan negara-negara Selatan menghadapi penjajahan dan imperialisme negara-negara Utara di masa awal dan pertengahan abad ke-20 Masehi, pelaksanaan ibadah haji kerap digunakan sebagai sebuah momen akbar pertemuan para tokoh perjuangan Dunia Islam untuk menyatukan niat dan hati, menyatukan langkah, mengatur strategi perjuangan, untuk bersama-sama bisa berjuang membebaskan negeri Muslim dan mengusir para “penjajah kafir”. Tokoh-tokoh perjuangan Indonesia seperti Agus Salim dan M. Natsir mengalami fase-fase ini.&lt;br /&gt;Di saat umat Islam sedunia bertemu di Makkah, di saat umat Islam sedunia menanggalkan chauvinisme dan keashobiyahan duniawinya, di saat seperti itulah Imam Mahdi akan muncul dan dibaiat di depan Baitullah.&lt;br /&gt;Pembai’atan ini tentu tidak disukai penguasa Semenanjung Arab yang langsung mengirim pasukannya untuk menangkap para pemuda itu. Namun Allah SWT akan membenamkan ke dalam bumi pasukan tersebut dan hanya menyisakan dua orang yang nantinya akan menceritakan kepada warga dunia bahwa teman-teman mereka telah tenggelam ke dalam bumi. Begitu kabar ini tersiar, semua orang akan gempar. Namun bagi kaum Muslimin yang paham tentang hadits-hadits shahih tentang munculnya Imam Mahdi, mereka akan sadar bahwa Imam Mahdi telah muncul. Dengan sesegera mungkin mereka akan berangkat memenuhi Baitullah untuk membai’atnya.&lt;br /&gt;Kedatangan Imam Mahdi tentu ada syarat-syarat atau tanda-tandanya. Di antaranya adalah mengeringnya sungai Eufrat yang melintasi Irak dan ditemukannya gunung emas di bawah sungai itu. Nanti akan berduyun-duyun pasukan dari berbagai bangsa memperebutkan emas tersebut. Tiap seratus manusia datang, 99 di antaranya menemu kematian akibat berebut emas. Rasulullah Saw melarang umat-Nya ikut-ikutan dalam keserakahan itu.&lt;br /&gt;Dajjal sendiri sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Sebuah hadits shahih yang panjang, diriwayatkan oleh Muslim dari Fathimah binti Qais, menyatakan bahwa ada seorang pengembara Nasrani (bukan Kristen) yang terdampar di sebuah pantai, ia turun dari kapalnya kemudian bertemu dengan binatang aneh. Binatang itu mengantarkannya ke sebuah biara.&lt;br /&gt;Di biara ada seorang lelaki yang terpasung yang langsung bertanya, "Apakah sungai Tiberias sudah mengering? Apakah sudah muncul seorang lelaki yang bernama Muhammad yang disebut sebagai Nabi akhir zaman? Apakah lelaki itu sudah diusir oleh penduduk di negerinya sendiri?" Pengembara Nasrani itu penasaran, kemudian dia menelusuri Jazirah Arab untuk mencari lelaki yang dimaksud. Dia pun bertemu Muhammad SAW. Dia bertanya kepada Nabi, "Siapa orang yang dipasung itu?"&lt;br /&gt;“Dialah Dajjal, ” ujar Nabi SAW. Namun Nabi SAW mengingatkan bahwa Dajjal tidak akan muncul sebelum Imam Mahdi keluar.&lt;br /&gt;Tanda-tanda lainnya tentang saat kedatangan Imam Mahdi adalah terbunuhnya seorang khalifah. Namun kekhalifahan kini sudah tidak ada. Bisa jadi itu sebutan lain bagi seorang pemimpin negeri Muslim yang sangat nyata.&lt;br /&gt;Empat Peperangan Besar&lt;br /&gt;Ketika Imam Mahdi sudah dibai’at maka dia akan memimpin pasukan Islam dalam empat perang besar yang tidak lama waktunya. Pertama, perang melawan penguasa semenanjung Arab. Kedua, perang melawan penguasa zhalim Persia. Ketiga, perang melawan Rum atau Eropa. Dan terakhir perang melawan Dajjal dan 70 ribu tentara Yahudi. Semuanya dimenangkan pasukan Islam dengan gemilang.&lt;br /&gt;Ketika Imam Mahdi sedang berkonsolidasi di Damaskus (Suriah), waktu shalat Shubuh tiba. Iqamat dikumandangkan, lalu Imam Mahdi hendak maju menjadi imam. Muncul tanda besar kedua akan terjadinya hari kiamat, yaitu Isa 'Alaihissallam (As) turun di Menara Putih, masjid sebelah timur Damaskus.&lt;br /&gt;Imam Mahdi memohon agar Isa yang menjadi imam shalat. Namun Isa As menolak, "Demi Allah, inilah kelebihan ummat Muhammad, sebagian engkau menjadi pemimpin sebagian ummat lainnya. Engkau pemimpin ummat ini, Imam Mahdi, Engkau yang memimpin shalat. Aku menjadi ma'mum. "&lt;br /&gt;Sesudah shalat, mereka bertolak menuju hari bertemunya dua pasukan. Yaitu pasukan kaum Muslimin yang dipimpin Imam Mahdi dan Nabi Isa As, melawan pasukan Yahudi yang dipimpin Dajjal. Perang ini akan berlangsung di dekat Masjidil Aqsha atau Baitul Maqdis, di sekitar bukit Armagido, dan sebab itu peperangan akhir zaman tersebut juga akrab disebut sebagai Perang Armageddon.&lt;br /&gt;Dajjal akan tewas ditusuk tombak oleh Nabi Isa As di pintu Lod, salah satu gerbang Baitul Maqdis. Nabi Isa As lalu mengangkat tinggi-tinggi tombak itu, agar orang-orang yang selama ini percaya pada Dajjal dan menganggapnya sebagai Tuhan, menyadari kesalahannya. Kekhalifahan Islam pun berdiri untuk terakhir kalinya. Kemakmuran akan terjadi di mana-mana. Pada masa itu tetap ada orang kafir, sampai pada masa tertentu Allah SWT mendatangkan tanda akhir zaman, yaitu hembusan angin sepoi-sepoi dari arah Yaman (selatan).&lt;br /&gt;Hal ini terjadi setelah wafatnya Isa As. Semua orang Islam, walau yang hanya punya keimanan sebiji zarah, akan menghirup udara itu dan meninggal dengan penuh damai. Itulah akhir dari umur umat Islam.&lt;br /&gt;Kiamat&lt;br /&gt;Setelah umat Islam habis di dunia fana, maka tinggalah kini dunia dihuni oleh orang kafir. Kemaksiatan dan kekacauan terjadi di mana-mana, karena tidak ada lagi yang mengerjakan amar ma'ruf nahiy munkar. Rasulullah SAW menggambarkan, saat itu manusia tak akan malu-malu bersenggama seperti keledai di jalanan. Makkah dan Madinah dihancurkan, sehingga datanglah kiamat yang sangat mengerikan. Berakhirlah segala kehidupan di dunia fana ini.&lt;br /&gt;Sudahkah kita mempunyai bekal yang cukup guna menghadapi satu di hari yang pasti terjadi, yang tidak ada seorang pun mengetahui kapan itu terjadi, yang mungkin saja terjadi esok atau beberapa jam setelah Anda membaca tulisan ini. Marilah kita membersihkan niat ibadah kita, semata-mata hanya untuk Islam dan Allah SWT, bukan untuk perkara-perkara yang amat sangat murah dan sepele seperti halnya kursi kekuasaan yang hanya akan membuat kita lalai dalam mengingat Allah SWt dan umat-Nya. Wallahu’alam bishawab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-622768585226215728?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/622768585226215728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=622768585226215728' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/622768585226215728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/622768585226215728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/01/menanti-imam-mahdi-di-makkah.html' title='Menanti Imam Mahdi di Makkah'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-5883048731784340787</id><published>2008-01-08T18:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T19:12:34.981-08:00</updated><title type='text'>UBI - SINGKONG SEHATKAN JANTUNG &amp; DARAH</title><content type='html'>Kolak ubi-singkong disukai karena rasanya yang manis dan ringan. Padahal bukan cuma rasanya yang istimewa, khasiatnya pun tak bisa diabaikan, menhatkan jantung dan mengendalikan &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Darah', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/darah/"&gt;darah&lt;/a&gt; &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Adalah', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/adalah/"&gt;adalah&lt;/a&gt; sebagian manfaatnya. Apa keistimewaan lain ubi-singkong?Rasanya memang sederhana, tetapi justru itulah sisi istimewanya. Kedua &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Bahan', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/bahan/"&gt;bahan&lt;/a&gt; ini sangat mudah dikombinasikan dengan bahan lain. Tak terhitung kreativitas menu berbahan ubi dan singkong. Tetapi yang layak diprhitungkan adalah khasiatnya untuk menyembuhkan berbagai penyakit.Cegah KebutaanUbi hidup liar menjalar. Ada tiga jenis ubi jalar, yaitu ubi berumbi putih, kuning kemarahan (jingga), dan ungu. Yang  lebih baik adalah yang berwarna kuning jingga karena kaya kandungan bakarotennya. Betakaroten merupakan provitamin A dan bersifat anitoksidan. Konsumsi ubi &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Jalar', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/jalar/"&gt;jalar&lt;/a&gt; yang kaya provitamin A tersebut dilaporkan sebagai faktor pencegah kebutaan akibat kurang vitamin A &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag('Pada', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/pada/"&gt;Pada&lt;/a&gt; balita di darah lembah Balim, provinsi Irian Jaya.Kandungan kimia pada ubi jalar cukup kaya, antara lain protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsiu, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam  nikotinat. Menurut pakar tanaman obat Prof. Hmbing Wijakusumaya, ubi jalar &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Memiliki', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/memiliki/"&gt;memiliki&lt;/a&gt; sifat kimia manis dan dingin. Efek farmakologisnya berkhasiat sebagai tonik (meningkatkan stamina) dan menghentikan pendarahan. Bagian yang bisa  dimanfaatkan adalah umbi dan daun.Ubi jalar dapat digumnakan sebagai obat penyakit kuning, pengbengkakan, rematik, asam urat, pegal linu, dan rabun senja.  Semua penyakit ini dapat diatasi dnga mminum air rebuasan ubi jalar merah dicampur bahan-bahan lain.  Khusus untuk rematik, asam urat, dan pegal linu, slain air rebusannya yang diminum, ubi rebusnya juga di makan. Khusus untuk rabun senja, bukan air rebusannya yang diminum, melainkan ubinya yang dimakan.AntipenyumbatanSingkong sama populernya denga ubi. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa unik, namun &lt;a class="tags" onclick="javascript:counttag(' Daun', 1, 1675679)" href="http://id.shvoong.com/tags/daun/"&gt;daun&lt;/a&gt; singkong pun bisa disulap menajadi sayuran yang sangat nikmat. Menurut pakar tanaman obat Prof. Hembing Wijayakusuma,efek farmalogis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikangker, antitumor, dan mnambah nafsu makan. Bagian yang biasa dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun maengandung vitamin A, B1, dan C, kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin,enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat. Penyakit aterosklerosis atau timbunan lemak di dinding pembuluh darah dapat diceagah daenaga hanya makan daun singkong. Akibat tersumbatnya aorta (saluran darah besar), darah tidak bisa disalurkan ke jantung dan penderita menjadi anfal. Pada penelitian daun singkong  mengandung cuprofilin yang mampu menurunkan kolesterol, trigliserida, lipida serum darah secara nyata. Cuprfilin pada daun singkong terdapat pada klorofilnya. Klorofil dan beberapa turunannya memiliki daya antioksidan dan antikangker.  ANEKA KHASIAT UBIKencing Manis : 100 gram ubi jalar, 15 gram kulit labu bligo, dan 50 gram biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga trsisa 500 cc. Lalu disaring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.Penyakit Kuning : 200 gram ubi jalar merah, 30 gram daun serut atau mirten segar, dan madu secukupnya, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Ramuan disaring dan diminum dua kali sehari.Rematik, Asam Urat, Pegal Linu : 200 gram ubi jalar merah, 15 gram jahe merah, 10 gram jahe biasa, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gram  biji pala, 10 butir merica, dan gula secukupnya direbus denga 1.500 cc air hingga tersisa 600 cc. Lalu airnya diminum dan ubinya di makan.Keseleo dan Luka Memar : ubi jalar secukupnya dikeringkan dan ditumbuk hingga menjadi bubuk. Tambahkan arak putih lalu oleskan pada tempat kaki yang sakit.Eksim : 250 sampai 300 gram ubi jalar merah diblender atau diparut, airnya dioleskan pada bagian yang terkena eksim.Bisul : 100 sampai 200 gram ubi jalar putih diparut lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.Herpes : 100 gram daun ugi jalar dijus lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.Sakit Tenggorokan : 200 gram ubi jalar putih dikeringkan lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk. Seduh dengan air panas dan diminum hangat-hangat.Masuk Angin dan Perut Kembung : 200 gram ubi jalar merah, 15 gram jahe, 1 jari kayu manis, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, dan gula merah secukupnya derebus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc, lalu diminum airnya. MANFAAT SINGKONG UNTUK PENGOBATANSakit Kepala : daun singkong ditumbuk lalu digunakan untukkompres.Obat Demam : 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa  400 cc. Ramuan  disaring  dan diminum airnya sebanyak 200 cc. lakukan dua kali sehari.Luka Bernanah : batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yangsakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.  Luka Terkena Benda Panas : singkong diparut lalu diperas airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka. Diare : 7 lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400  cc. Lalu disaring dan di minum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.cacingan : 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.Beri-Beri : 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.Meningkatkan Setamina : 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-5883048731784340787?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/5883048731784340787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=5883048731784340787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5883048731784340787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5883048731784340787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2008/01/ubi-singkong-sehatkan-jantung-darah.html' title='UBI - SINGKONG SEHATKAN JANTUNG &amp; DARAH'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-4404910729781225981</id><published>2007-12-11T23:25:00.001-08:00</published><updated>2007-12-23T23:34:50.083-08:00</updated><title type='text'>Talas Mengatasi Diare</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R29g5oNAYNI/AAAAAAAAABI/IpNsOJr6eus/s1600-h/DSC00073.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147439442268545234" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R29g5oNAYNI/AAAAAAAAABI/IpNsOJr6eus/s400/DSC00073.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di beberapa wilayah di tanah air, umbi talas cukup digemari masyarakat sebagai penganan. Umbi talas (Colocasia esculenta) bisa dinikmati dengan cara direbus ataupun digoreng. Namun, kegunaan talas tidak hanya sebatas itu. Tumbuhan talas ternyata memiliki berbagai khasiat obat. Talas memiliki nama yang berbeda-beda di beberapa wilayah. Di Sumatera, talas dikenal dengan sebutan eumpeua (Aceh), sukat, keladi, tale (Batak), keladi (Lampung). Di Jawa disebut gelo, tales. t]Tales, upa, malau (Dayak), kladi, sangsit (Nusa Tenggara). Di Sulawesi disebut aladi (Bugis), paco (Makassar), tale, kolai (Sulawesi Utara). Tumbuhan talas berupa herba bergetah dengan ketinggian mencapai 40 cm hingga 1,5 meter. Talas biasa tumbuh liar di pinggiran air sungai, rawa, tanah tandus, atau ditanam. Tumbuhan ini hidup baik di ketinggian 250 sampai 2.000 meter di atas permukaan laut, memiliki daun berjumlah 2 sampai 5 helai, bertangkai dan berwarna hijau, bergaris-garis hijau tua atau keungu-unguan, dan panjang 23 sampai 150 cm dengan pangkal berbentuk pelepah. Bagian batang di bawah tanah berbentuk umbi. Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, talas memiliki efek farmakologis antipembengkakan (antiswelling). Kandungan kimia yang ada dalam tumbuhan ini adalah zat besi, kalsium, garam fosfat, protein, vitamin A dan B. Bagian yang bisa dipakai adalah daun, umbi, dan seluruh tumbuhan. Talas bisa mengatasi berbagai penyakit di antaranya diare, disentri, muntah darah, biduran, radang ginjal, benjolan kelenjar limpa, peranakan turun, kutil, digigit serangga, sakit pada tulang, sendi, otot, pembengkakan, eksim, bisul, dan luka terkena benda tajam. Mengatasi diare, 30 gram batang talas dan 30 gram tumbuhan patikan kebo (Euphorbia hirta), direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan kemudian disaring dan diminum airnya selagi hangat. Jika mengalami disentri, 20 gram akar talas segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Tambahkan gula pasir secukupnya lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat. Mengatasi muntah darah, 50 gram bunga talas, 100 gram akar teratai, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya selagi hangat.Mengatasi biduran, 60 gram akar talas, 200 gram iga sapi, ditim selama tiga jam lalu diminum airnya dan dimakan iga sapinya. Jika mengalami radang ginjal, 500 gram talas, diiris lalu dijemur hingga kering, sangrai sebentar dan digiling hingga menjadi bubuk. Kemudian ambil 15 gram bubuk talas tersebut, seduh dengan air panas dan tambahkan gula merah secukupnya, lalu diminum.Mengatasi benjolan kelenjar limpa, talas dijemur hingga kering lalu digiling hingga menjadi bubuk. Ambil 60 gram bubuk tersebut, tambahkan 25 gram rumput laut che chai (dapat dibeli di toko Cina) dan air secukupnya lalu diminum. Jika peranakan turun, 60 gram bunga talas, 3 siung bawang putih, dan 15 gram bangle direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu, ramuan disaring dan diminum airnya selagi hangat. Jika memiliki kutil, talas dipotong lalu diambil getahnya dan dioleskan pada bagian yang sakit. Mengatasi sakit digigit serangga, daun talas secukupnya dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Sakit pada tulang, sendi, otot, dan pembengkakan, talas secukupnya dikupas kulitnya lalu dihaluskan dan ditambahkan cuka beras putih dan minyak wijen. Diaduk lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Mengatasi eksim, talas secukupnya dikupas kulitnya dan 3 siung bawang putih, dihaluskan lalu dioleskan pada bagian yang sakit. Jika memiliki bisul, talas secukupnya dijemur lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk. Tambahkan jus lidah buaya, diaduk, lalu dioleskan pada bisul. Jika luka terkena benda tajam, daun talas yang masih muda dihaluskan lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-4404910729781225981?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/4404910729781225981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=4404910729781225981' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/4404910729781225981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/4404910729781225981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/talas-mengatasi-diare.html' title='Talas Mengatasi Diare'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R29g5oNAYNI/AAAAAAAAABI/IpNsOJr6eus/s72-c/DSC00073.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-1271650261547819014</id><published>2007-12-11T19:29:00.000-08:00</published><updated>2007-12-11T19:33:11.970-08:00</updated><title type='text'>PARE, SI PAHIT YANG BANYAK KHASIAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R19WQjO2KrI/AAAAAAAAABA/SsZ2izsX6_g/s1600-h/pare.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142924141815802546" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R19WQjO2KrI/AAAAAAAAABA/SsZ2izsX6_g/s400/pare.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tanaman satu ini terkenal karena buahnya yang pahit. Toh, meski pahit, tanaman pare ternyata memiliki banyak khasiat.Tanaman satu ini memang pahit. Tapi, di balik rasa pahit itu ternyata tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Coba perhatikan kandungan kimia yang terdapat pada tanaman pare. Buahnya mengandung albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial. Tanaman pare (Momordica charabtia) berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau.&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;amp;id=10077&amp;amp;imageid=22133','detail_images','516','500');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt; Ada sederetan penyebutan nama tanaman pare, misalnya: paria, parea, pepareh, popare, papari, pepare, pariane, kambeh, paya, prieu, foria, pariak, paliak, truwuk, paita, poya, pudu, pentoe, beleng-gede, pania, pepule, kakariano, dan taparipong. Ini menunjukka, tanaman pare sudah tersebar di pelosok daerah. Hanya saja, masih banyak belum diketahui, pare ternyata bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit maupun meningkatkan kesehatan manusia. Pare tergolong tanaman semak semusim, yang hidupnya menjalar atau merambat, dengan sulur berbentuk spiral. Daunnya tunggal, berbulu, berbentuk lekuk tangan, dan bertangkai sepanjang 10 cm. Bunganya berwarna kuning-muda. Batangnya masif mempunyai rusuk lima, berbulu agak kasar ketika masih muda, namun setelah tua gundul, warna hijau. Buahnya buni, bulat telur memanjang, warna hijau, kuning sampai jingga, dan rasanya pahit. Biji keras, warna cokelat kekuningan. Apa saja, sih, kegunaan tanaman pare?Khasiat Buah1. Disentri Sediakan 2 buah pare segar, cuci lalu potong-potong. Tambahkan seperempat gelas air bersih, lalu diblender. Seduh dan peras. Silakan diminum 2 kali sehari.2. Kencing Manis Ambil 2 buah pare, cuci dan lumatkan. Tambahkan setengah gelas air bersih. Aduk dan peras. Minum sehari sebanyak 1 ramuan. Diulang selama 2 minggu. 3. Penambah ASI Ambil 1 buah pare, cuci bersih, lalu rebus beberapa menit. Dipakai sebagai lalap. 4. Bisul Buah pare dipakai sebagai obat luar. Ambil 1 buah segar lantas dilumatkan. Borehkan pada bagian yang terkenal bisul.5. Bronkhitis Sediakan 2-3 buah pare, lalu diambil sarinya. Berikan 1 sendok makan madu. Minum sekali sehari. Lakukan selama 3 bulan. Resep ini juga baik untuk menyembuhkan anemia, radang perut, sakit pada hati, nyeri haid, reumatik, dan melangsingkan tubuh. Khasiat Daun1. Bisul dan cacing kremi Sediakan 1 genggam daun segar, diberi seperempat cangkir air bersih, lalu blender. Saring dengan kain kasa. Jika perlu, tambahkan sedikit garam, gula aren secukupnya, dan jeruk nipis. Minum sekali sehari seperempat cangkir. Lakukan selama 1 minggu.2. Demam nifas Ambil 3 daun pare segar, cuci bersih, dan lumatkan. Tambahkan segelas air dan sedikit garam, lalu seduh. Peras dan saring, lalu minum 2 kali sehari sebanyak setengah gelas. 3. Penambah ASI Sediakan 2 daun pare lalu panaskan beberapa saat. Kompreskan pada payudara. 4. Sakit pada hati Sediakan 6 gram daun pare segar, 5 gram rimpang temulawak, dan 110 ml air. Didihkan semua bahan selama 15 menit, lalu saring dengan kain kasa, dan peras. Minumlah sekali sehari. Ulangi selama 2 minggu. 5. Rambut Subur Ambil beberapa helai daun pare segar, cuci bersih lalu remas-remas. Cukup dioleskan ke kulit kepala anak. 6. Batuk Pilihlah 7 daun pare segar, lantas seduh dengan 2 sendok makan air bersih. Setelah itu, peras dan saring. Minum 2 kali sehari. 7. Bekas luka Cuci bersih segenggam daun pare segar, lalu lumatkan. Tambahkan air panas sedikit, lalu peras. Campur air perasan dengan 2 sendok makan tepung beras, lalu aduk sampai merata. Borehkan pada bagian bekas luka setiap hari. 8. Wasir Ambil 5 daun pare segar, tambahkan seperempat gelas air, didihkan dan peras. Ambil 3 sendok air perasan ini, lalu dicampur dengan segelas yoghurt cair. Minum setiap pagi. 9. Kemandulan Sediakan 27 gram sari daun pare segar, 7 butir lada hitam, 3 siung bawang putih, dan 27 gram gula jawa. Semua bahan dilumatkan, lalu tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum air perasan setiap hari selama 3-4 bulan. 10. Penyakit kulitBuatlah 1 cangkir sari daun pare. Caranya, ambil 3 helai daun pare ditambah satu setengah cangkir air. Didihkan dan peras. Campur air perasan berupa sari ini dengan sesendok air jeruk. Minum sekali sehari. 11. Rabun malam Sari daun pare dioleskan di sekitar mata. Khasiat Akar1. Disentri AmoebaAmbil segenggam akar pare, tambahkan segelas air bersih. Didihkan dan peras. Minum sekali sehari.2. Ambeien Ambil akar pare, cuci bersih, lantas lumatkan. Oleskan ramuan ini pada ambeien. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-1271650261547819014?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/1271650261547819014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=1271650261547819014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/1271650261547819014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/1271650261547819014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/pare-si-pahit-yang-banyak-khasiat.html' title='PARE, SI PAHIT YANG BANYAK KHASIAT'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R19WQjO2KrI/AAAAAAAAABA/SsZ2izsX6_g/s72-c/pare.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-4897392250252248291</id><published>2007-12-10T23:07:00.000-08:00</published><updated>2007-12-10T23:17:13.324-08:00</updated><title type='text'>Mengusir ?ABG? dengan Apel</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R145RDO2KqI/AAAAAAAAAA4/j1BJx3Zi-Xs/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142610789591820962" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R145RDO2KqI/AAAAAAAAAA4/j1BJx3Zi-Xs/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R144njO2KpI/AAAAAAAAAAw/tvJEwxPGBIE/s1600-h/images2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142610076627249810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R144njO2KpI/AAAAAAAAAAw/tvJEwxPGBIE/s400/images2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;BUAH apel sudah tak asing lagi bagi masyarakat. Selain mudah didapat dan harganya cukup terjangkau, rasa buahnya pun segar. Tak heran jika banyak orang yang menyukainya baik tua maupun muda. Tak disangka, buah apel memiliki banyak sekali khasiat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.Salah satunya kata Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar kesehatan, apel dapat mengusir ABG alias Atas Bawah Gede!Menurut Hembing, di antara mahluk ciptaan Tuhan, manusia dikodratkan untuk selalu mencari sesuatu yang baik, benar, dan indah. Pencarian terhadap sesuatu yang baik, benar dan indah tersebut, yaitu derajat kesehatan yang baik merupakan prioritas utama. Tanpa adanya derajat kesehatan yang baik, akan berpengaruh dan bahkan hal-hal lainnya tidak berarti. Derajat kesehatan yang baik dipengaruhi oleh pemasukan bahan makanan dan minuman ke dalam tubuh. Pengkonsumsian makanan sehat dan bergizi yang berupa sayuran maupun buah-buahan.Di lingkungan sekitar banyak sekali dijumpai sayuran maupun buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan yang salah satunya adalah buah apel. Apel dikenal sebagai raja buah-buahan yang memiliki varietas yang cukup banyak, misalnya apel rome beauty yang berwarna hijau merah, apel australia, apel hijau, apel ana yang berasal dari Thailand yang sudah banyak dikembangkan di Indonesia, apel manalagi dengan kulit berwarna hijau muda kekuningan yang berasal dari Kecamatan Batu, Malang, Jawa Timur. Buah apel selain enak untuk dikonsumsi juga mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan misalnya karoten, pektin, karbohidrat, kalori, lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C, mineral boron dengan konsentrasi tinggi, dan lain-lain. Kandungan pektin yang cukup tinggi berkhasiat sebagai pencahar, (laksative) juga berfungsi menyerap kelebihan air serta mengikat racun dalam usus. Pektin juga berkhasiat menurunkan kolesterol dan trigliserida yang merupakan penyebab gangguan pada jantung. Sedangkan karoten sebagai antioksidan dan antikanker. Kandungan karotenoid pada apel yang merupakan sumber vitamin A yang paling tinggi, berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Karotenoid merupakan antioksidan, yang berkhasiat membantu menangkal serangan radikal-radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Buah apel memiliki kandungan karbohidrat kompleks dan kandungan seratnya berfungsi mengenyangkan lebih lama, bila dibandingkan dengan makanan atau buah manis lainnya. Selain dapat dimakan sebagai buah segar, apel dapat disajikan dalam bentuk sajian aneka masakan maupun minuman. Kini telah banyak diproduksi cuka apel yang bekhasiat bagi kesehatan. Ada pun khasiat apel antara lain sebagai obat antikanker, mengurangi kelebihan berat badan atau ABG alias atas bawah gede, radang tenggorokan, gangguan pencernaan, sembelit/susah buang air besar, mencegah penyakit jantung, menurunkan kolesterol, hipertensi, melancarkan sirkulasi darah, melancarkan fungsi pencernaan dan dapat meningkatkan stamina. (fil/res) &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-4897392250252248291?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/4897392250252248291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=4897392250252248291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/4897392250252248291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/4897392250252248291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/mengusir-abg-dengan-apel.html' title='Mengusir ?ABG? dengan Apel'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R145RDO2KqI/AAAAAAAAAA4/j1BJx3Zi-Xs/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-8247702202418197366</id><published>2007-12-10T19:56:00.000-08:00</published><updated>2007-12-10T20:01:07.131-08:00</updated><title type='text'>TOMAT ( Lycopersicum esculentum MiLL )</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R14LIzO2KoI/AAAAAAAAAAo/qP6N690iwjE/s1600-h/tomat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142560070323022466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R14LIzO2KoI/AAAAAAAAAAo/qP6N690iwjE/s320/tomat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tomat bersal dari Amerika tropis, ditanam sebagai tanamanbuah di lading, pekarangan, atau ditemukan liar pada ketinggian 1-2600 m dpl. Tanaman ini tidak tahan hujan, sinar matahari terik, serta menghendaki tanah yang gembur dan subur. Terna setahun ini tumbuh tegak atau bersandar pada tanaman lain, tinggi 0,5-2,5 m, bercabang banyak, berambut, dan berbau kuat. Batang bulat, menebal pada buku-bukunya, berambut kasar warnanya hijau keputihan. Daun majemuk menyirip, letak berseling, bentuknya bundar telur sampai memanjang, ujung runcing, pangkal membulat, helaian daun yang besar tepinya berlekuk, helaian yang lebih kecil tepinya bergerigi, panjang 10-40 cm, warnanya hijau muda. Bunga majemuk, berkumpul dalam rangkaian berupa tandan, bertangkai, mahkota berbentuk bintang, warnanya kuning. Buahnya buah buni, berdaging, kulitnya tipis 1icin mengilap, beragam dalam bentuk maupun ukurannya, warnanya kuning atau merah. Bijinya banyak, pipih, warnanya kuning kecokelatan. Buah tomat bisa dimakan langsung, dibuat jus, saus tomat, dimasak, dibuat sambal goreng, atau dibuat acar tomat. Pucuk atau daun muda bisa disayur. Buah tomat yang umum ada di pasaran bentuknya bulat. Yang berukuran besar, berdaging tebal, berbiji sedikit, dan berwarna merah disebut sebagai tomat buah. Tomatjenis mi biasa disantap segar sebagai buah. Yang berukuran lebih kecil dikenal sebagal tomat sayur karena digunakan di dalam masakan. Yang kecil-kecil sebesar kelereng disebut tomat ceri dan digunakan untuk campuran membuat sambal atau dalam hidangan selada. Sifat dan Khasiat Buah tomat rasanya manis, asam, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat menghilangkan haus, antiseptik usus, pencahar ringan (laksatif), menambah nafsu makan dengan cara memperbanyak keluarnya air liur, merangsang keluarnya enzim lambung, dan melancarkan aliran empedu ke usus. Daun berkhasiat penyejuk. Kandungan Kimia Buah mengandung alkaloid solanin (0,007%), saponin, asam folat, asam malat, asam sitrat, bioflavonoid (termasuk rutin), protein, lemak, gula (glukosa, fruktosa), adenine, trigonelin, kholin, tomating, minera, (Ca, Mg, P, K, Na, Fe, sulfur, chlorine), vitamin (B1, B2, B6, C, E, likopen, niasin), dan histamine. Rutin dapat memperkuat didinding pembuluh darah kapiler. Klorin dan sulfur adalah trace element yang berkasiat detoksikan. Klorin alamiah menstimulir kerja hati dari terjadinya sirosis hati dan penyakit hati lainnya. Likopen adalah pigmen kuning betakarotien pada tomat. Tomatin berkasiat antibiotic. Daun mengandung pectin, arbutin, amigdalin, dan alkaloid. Bagian yang Digunakan Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah buahnya. Digunakan segar, setelah direbus, atau diolah sebagai masakan. Daun digunakan untuk obat luar. indikasi Buah digunakan untuk mengatasi :&lt;br /&gt;Gangguan pencernaan seperti perut kembung, tidak nafsu makan, Susah buang air besar (sembelit)&lt;br /&gt;Sakit kuning, radang hati&lt;br /&gt;Radang saluran nafas (bronchitis), sesak napas, (asam bronchial),&lt;br /&gt;Radang usus buntu, radang gusi, gusi berdarah, sariawan&lt;br /&gt;Ulkus lambung&lt;br /&gt;Wasir&lt;br /&gt;Tekanan darah tinggi&lt;br /&gt;Kadar kolesterol darah tinggi (hiperkolesterolemia)&lt;br /&gt;Lemas akibat kadar slukosa darah rendah&lt;br /&gt;Demam, rasa haus&lt;br /&gt;Rematik, gout, dan memar akibat terbentur Cara Pemakaian Buah masak dimakan segar. Selain itu, bisa juga direbus dengan air secukupnya. Jika tidak menderita kencing manis (diabetes melitus), boleh ditambah gula pasir secukupnya. Minum setelah dingin. Untuk pemakaian luar, giling buah masak atau daun sagar sampai halus. Bubuhkan ketempat yang sakit, seperti kulit kulit terbakar sinar matahari, jerawat, radang kulit, kurap, luka, dan borok kronis. Jus tomat juga bisa digunakan sebagai mesker untuk mengencangkan dan melembutkan kulit wajah. Catatan :&lt;br /&gt;Rasa asam buah tomat berasal dari asam malik dan asam sitrat&lt;br /&gt;Buah tomat menstimulir keluarnya enzim pencernaan, terutama yang berasal dari pankreas. Guna meningkatkan kerja saluran cerna, minum jus tomat setiap hari sebelum makan&lt;br /&gt;Jus tomat berkasiat tonik bagi penderita yang sedang sakit maupun pada fase penyembuhan.&lt;br /&gt;Pengobatan tradisional Cina membuktikan, tomat mempunyai khasiat pereda demam (antiseptik) dan penawar racun (detoksikan).&lt;br /&gt;Tomat dimasak, seperti sirebus, saus tomat, dan tomat yang berada likopen pada tomat lebih mudah diserap sehingga lebih berkhasiat untuk mencegah kenker prostat dan penyakit jantung.&lt;br /&gt;Orang yang sensitive terhadap buah tomat bisa timbul alergi pada saluran cerna akibat adanya kandungan saponin, solanin, dan histamin. Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha/Na&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan Tradisional Lainnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;amp;kode=1053&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Sambang Darah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;amp;kode=1052&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Tahi Kotok&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;amp;kode=1051&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Mondokaki&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;amp;kode=1050&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Kembang Sungsang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;amp;kode=1049&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Kacapiring &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdpersi.co.id/?show=arsipnews&amp;amp;tbl=alternatif"&gt;Lihat Arsip Pengobatan Tradisional&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-8247702202418197366?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/8247702202418197366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=8247702202418197366' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/8247702202418197366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/8247702202418197366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/tomat-lycopersicum-esculentum-mill.html' title='TOMAT ( Lycopersicum esculentum MiLL )'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R14LIzO2KoI/AAAAAAAAAAo/qP6N690iwjE/s72-c/tomat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-3760890200886946674</id><published>2007-12-07T22:37:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T01:18:17.415-08:00</updated><title type='text'>Memetik Stroberi di Ciwidey</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R1pg3zO2KnI/AAAAAAAAAAg/9AxMoQzqG54/s1600-h/DSC00044.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141528436358392434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R1pg3zO2KnI/AAAAAAAAAAg/9AxMoQzqG54/s320/DSC00044.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kawasan wisata Ciwidey di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kini punya daya tarik lain. Tempat itu tidak lagi hanya menyuguhkan panorama yang eksotik, tetapi juga sudah dilengkapi dengan wisata agro. Memang, beberapa obyek wisata yang terletak di antara Kecamatan Ciwidey dan Rancabali dikenal sebagai primadona pariwisata di Bandung Selatan dengan obyek wisata Kawah Putih Ciwidey, Situ Patengan, maupun Pemandian Air Panas Cimanggu. "Menurut perhitungan, seorang wisatawan akan segera bosan dalam waktu dua jam di dalam obyek wisata alam yang tanpa aktivitas alias diam. Bahkan, bila tidak ada kegiatan lain yang ditawarkan, rasa bosan bisa datang lebih cepat dari dua jam," papar Kepala Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung Yoharman Syamsu. Untuk memberi kesan yang unik bagi wisatawan, di obyek wisata Ciwidey kini dikembangkan agrowisata stroberi, yaitu di Kecamatan Ciwidey, Rancabali, dan Pasirjambu. Letaknya di sepanjang jalur menuju obyek wisata alam Ciwidey. Harapannya, agrowisata ini mampu penjadi ciri khas yang menguatkan obyek wisata alam sehingga wisatawan yang datang ke Kawah Putih bisa mampir dan merasakan pengalaman yang berbeda. Sama dengan agrowisata di Kota Batu, Jawa Timur, yang menawarkan agrowisata petik apel langsung, wisatawan di Ciwidey itu juga diperbolehkan memetik langsung stroberi di kebun-kebun milik petani. Mereka bebas mengelilingi kebun yang dipenuhi ratusan tanaman stroberi. Mereka bisa mengambil buah berdasarkan warna yang merah atau ukuran yang besar. Setelah merasa cukup, buah hasil petikannya diserahkan kepada pihak pengelola wisata alam tersebut untuk ditimbang dan dibayar. Harganya mencapai Rp 25.000-Rp 35.000 per kilogram. Buah yang telah dibeli itu bisa dibawa untuk oleh-oleh atau camilan di tengah jalan atau bisa langsung diblender untuk dijadikan jus. Kawasan wisata Ciwidey ini terletak sekitar 25 kilometer arah selatan Kota Bandung. Untuk menuju kawasan wisata agro tersebut, wisatawan bisa mengambil arah menuju Kawah Putih Ciwidey karena lokasinya beberapa kilometer sebelum kawah. Jalur terdekat menuju Kecamatan Ciwidey, dari Kota Bandung kita mengambil jalan lewat Jalan Raya Kopo melalui Kecamatan Margahayu. Jalur lain yang bisa ditempuh dari Kota Cimahi adalah melalui Kecamatan Leuwigajah. Dua jalur ini akan bertemu di Kecamatan Soreang. Kalau memilih jalur yang melalui Kecamatan Leuwigajah, jalan yang dilewati memang lebih lapang. Namun, pengguna jalan harus pandai-pandai menghindari lubang menganga di beberapa titik. Di Soreang, perjalanan akan lebih menyenangkan karena badan jalan lebih lega di samping pemandangannya yang menawan dan menyegarkan. Lahan- lahan terbuka yang belum banyak bangunan di sepanjang jalur itu menyajikan pemandangan asri. Di Kecamatan Pasirjambu, kebun-kebun stroberi mulai terlihat. Tiap kebun mempunyai ciri khas, baik dari bangunan maupun panorama yang menjadi latar belakang kebun. Wisatawan bisa memilih kebun stroberi yang mereka kunjungi. Hal yang ditawarkan di semua kebun stroberi umumnya suasana asri yang didukung panorama Gunung Patuha sebagai latar belakang. Lingkungan yang masih terjaga membuat wisatawan akan betah. Udara terasa segar yang tentu jauh dari polusi seperti di kota besar. Produk olahan Di setiap kebun juga dijual berbagai produk olahan berbahan dasar stroberi, seperti dodol, sirop, dan selai. Produk olahan ini dibuat agar bisa dijadikan buah tangan karena umurnya lebih lama daripada buah segar. Produk olahan berupa dodol, sirop, dan selai ini diproduksi oleh satu kelompok petani yang tergabung dalam satu koperasi dengan label "Yuriberri". Dalam sehari, produksi stroberi yang diserap rata-rata hanya 25 kg. Sedangkan sebagian besar produksi buah stroberi para petani Ciwidey ini, setelah dikemas dalam plastik, dipasarkan ke pasar-pasar swalayan, seperti di Bandung, Bogor, dan Jakarta. Yoharman menambahkan, yang ditawarkan dalam agrowisata stroberi petik sendiri adalah pengalaman unik yang bisa dirasakan wisatawan. Seorang wisatawan bisa mendapatkan pengalaman berbeda dengan wisatawan lain yang berada di tempat dan waktu yang sama. Alasannya, pengalaman seseorang mencari buah stroberi yang dinilai paling bagus dan rasa puas menemukan serta memetik sendiri buah dari masing- masing orang tidak sama. "Ada puluhan kebun stroberi milik petani di sini. Menurut catatan kami, cukup banyak wisatawan yang datang kembali ke tempat wisata ini satu bulan kemudian. Biasanya yang semula datang rombongan kini datang dengan keluarganya, tetapi bisa juga terbalik," papar Yoharman. Data pihak pariwisata Kabupaten Bandung menunjukkan, 63 persen wisatawan yang datang ke Bandung mengunjungi wisata stroberi itu. Agrowisata stroberi juga semakin dikenal ketimbang alamnya. Tak ada data resmi menyangkut jumlah pengunjung agrowisata stroberi di Ciwidey karena para pengunjung agrowisata sebagian besar adalah juga pengunjung obyek wisata alam Kawah Putih Ciwidey. Data kasar menyebutkan, pada hari libur rata-rata pengunjung bisa mencapai 35.000 orang, sedangkan pada hari biasa mencapai sekitar 3.000 orang. Tahun 2006 ini, ujar Yoharman, bisa dikatakan sebagai booming agrowisata stroberi. Buktinya, makin banyak lahan pertanian sayur yang berubah menjadi perkebunan stroberi dan diikuti dengan petaninya, produksi buah stroberi yang meningkat, pengunjung yang kian membeludak, dan ada sejumlah pembangunan fasilitas umum meski belum tuntas seluruhnya. Yoharman optimistis wisata petik sendiri ini akan bertahan lama dan sulit ditiru daerah lain. Salah satu penjelasannya adalah faktor local genius. Sekitar 40 kebun yang ada di tiga kecamatan ini dikelola sendiri oleh petani sehingga bila ada wisatawan yang datang lebih terasa seperti mengunjungi kebun petani. Pengalaman "kembali ke alam" inilah yang sulit ditiru di daerah cekungan Bandung lainnya. Rasa khas Kenapa pilihannya stroberi? Ketua Kelompok Mitra Tani Doddy Abdurrahman, yang memperkenalkan wisata stroberi petik sendiri, mengemukakan, ada beberapa alasan. Misalnya, nama buah itu sudah dikenal secara internasional, cara memakannya pun praktis, dan buah tersebut dikenal mengandung zat yang mampu mengurangi risiko kanker. Selain itu, daerah Ciwidey yang berbentuk pegunungan memenuhi syarat tumbuh stroberi, seperti ketinggian, suhu, dan kelembaban. Satu hal yang tak kalah pentingnya adalah usaha tersebut didukung sumber daya petani yang berjumlah 137 orang. Jumlah itu merupakan peningkatan pesat dari awal pelaksanaan agrowisata pada tahun 2001, yakni hanya beberapa petani. Produksi buah stroberi, lanjut Doddy, rata-rata mencapai dua ton hingga lima ton per hari, bergantung pada cuaca. Produksi buah stroberi lebih bagus pada musim kemarau karena lebih terhindar dari kemungkinan daun rontok akibat terkena air hujan. Tanaman stroberi panen setiap dua hari. Artinya, kelangsungan produksi bisa menjamin ketersediaan stroberi untuk diolah maupun untuk agrowisata. "Ciri khas sekaligus keunggulan stroberi adalah rasanya yang manis bercampur masam. Rasa inilah yang membuat para penggemarnya selalu ketagihan," ujar Doddy. Semua hal itulah yang membuat dia memutuskan untuk memopulerkan buah stroberi. Sulitnya meniru tempat budidaya stroberi membuat jumlahnya jarang melebihi permintaan sehingga sering kali harganya terjamin. Rasanya kurang lengkap jika kita berkunjung ke Bandung tidak meluangkan waktu sejenak untuk mengunjungi wisata stroberi tersebut. Cobalah cari dan petik sendiri buah itu, tentunya akan ada pengalaman yang tak terlupakan....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-3760890200886946674?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/3760890200886946674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=3760890200886946674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/3760890200886946674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/3760890200886946674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/memetik-stroberi-di-ciwidey.html' title='Memetik Stroberi di Ciwidey'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mD0MLPA4Xss/R1pg3zO2KnI/AAAAAAAAAAg/9AxMoQzqG54/s72-c/DSC00044.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-8779118522845947738</id><published>2007-12-07T21:49:00.000-08:00</published><updated>2007-12-07T21:56:42.847-08:00</updated><title type='text'>Qurban Sesungguhnya</title><content type='html'>Ayah, kenapa kita kalau Lebaran Haji harus potong Kambing?” anak ke 3 ku Zidan bertanya, saat kami sedang mengantar kambing untuk Qurban ke masjid.&lt;br /&gt;“ Karena itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat Islam, untuk melaksanakannya sayang “ ujarku sambil memegang tali tambatan kambing.&lt;br /&gt;“ Kenapa menjadi kewajiban ayah, kan kasihan kambingnya jadi pada mati dipotong lehernya..... iiiiih Zidan ngeri melihatnya!” lanjutnya sambil meringis.&lt;br /&gt;“ Lho kan Zidan sudah pernah bilang, kalau Guru TPA pernah bercerita kita harus mengikuti perintah Allah seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim saat harus menyembelih anaknya Nabi Ismail”, kataku berusaha menghilangkan kengeriannya.&lt;br /&gt;“ O iya ya, Zidan lupa cerita tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Karena Nabi Ibrahim mengikuti perintah Allah, lalu Nabi Ismail diubah menjadi gibas. Gibas itu sama dengan kambing ya Yah?” ketakutannya sudah mulai sirna dari wajah lugunya.&lt;br /&gt;“ Ya Gibas itu kalau di Indonesia sama dengan domba. Atau kambing” aku berusaha menjelaskan pada dia, agar kengeriannya terhapus dengan kisah para NabiAllah.&lt;br /&gt;“ Terus dagingnya untuk apa Yah? Sebegitu banyak kambing yang dipotong, malahan itu Zidan lihat ada sapinya juga. ” katanya kembali bersemangat.&lt;br /&gt;“ Nanti setelah di potong, daging hewan qurban itu di bagikan pada orang yang membutuhkannya. Zidan lihat kan, kalau disekeliling komplek kita masih banyak yang kurang mampu. Kepada mereka itulah daging qurban diberikan. ” sambutku.&lt;br /&gt;“ Iya ya Yah, banyak sekali orang yang nggak mampu punya rumah, sampai-sampai rumah kontrakan milik ayah yang di pinggir komplek itu nggak pernah kosong. ” lanjutnya, aku menganggukkan kepala menyetujui ucapannya.&lt;br /&gt;“ Zidan jadi ingat sama si Ujang deh Yah” katanya kemudian dengan wajah sedikit sedih.&lt;br /&gt;Memang begitulah mimik anak-anak, gampang berubah dalam beberapa saat, takut, gembira, kemudian sedih lalu gembira lagi. Tapi kali ini ada yang lain dari ucapan terakhirnya itu. Wajahnya cukup lama muram, tampak belum bisa melupakan hal yang ada di benaknya. Aku jadi ingin mengetahui apa yang sedang dipikirkannya.&lt;br /&gt;“ Ngomong-ngomong Ujang yang mana ya? Lalu kenapa Zidan kelihatan sedih? Kataku berusaha mengorek keterangan darinya.&lt;br /&gt;“ Masak Ayah lupa sama Ujang. Dulu kan dia sama Emaknya pernah tinggal di rumah kontrakan Ayah. ” ujarnya berusaha mengingatkanku.&lt;br /&gt;Aku berusaha mengingat kembali siapa saja yang pernah menyewa kontrakan milik kami. Aku teringat memang dulu ada seorang janda yang tinggal bersama seorang anak laki-laki sebaya dengan anakku Zidan. Tapi seingatku mereka tinggal tidak terlalu lama, kurang lebih hanya sembilan bulan.. Dengan terpaksa aku tidak mengizinkan mereka tinggal lebih lama di kontrakan setelah aku mengetahui pekerjaan Emaknya. Dari banyak orang kudengar si Emak bekerja di warung remang-remang sekitar pangkalan truk. Karenanyalah anak laki-lakinya lebih sering bermain dengan anakku saat dia “dinas” siang ataupun malam hari. Karena kebetulan kontrakan tersebut terletak tidak terlalu jauh dari rumah kami di belakang komplek. Aku tidak ingin kontrakkan milik kami dihuni oleh pekerja yang mencari nafkah di tempat-tempat seperti itu. Lagi pula sebagai pengurus DKM masjid di komplek, aku tidak mau memberikan citra buruk pada para jamaah.&lt;br /&gt;“ Ayah sudah ingatkan?” seakan dia sudah tahu kalau aku kembali ingat pada si Ujang. Aku menganggukan kepala.&lt;br /&gt;“ Tinggal di mana si Ujang sekarang ya Yah? Kasihan Ujang sama Emaknya tidak punya rumah, dia pasti kedinginan musim hujan ini ya Yah? Kenapa sih dulu dia pindah dari kontrakan Yah? Memang Ayah ya yang menyuruh mereka pindah?” pertanyaannya bertubi-tubi menghampiriku.&lt;br /&gt;“ Zidan tahu, kalau Allah tidak suka pada orang yang mendapatkan uang dari pekerjaan yang tidak halal. Apalagi pekerjaan itu sampai merugikan orang lain dan sangat dibenci oleh Allah” kataku berusaha menerangkan yang sesungguhnya dengan cara yang lembut. Dia mengangguk.&lt;br /&gt;“ Zidan juga tahukan kalau ada orang jahat, kita tidak boleh berteman dengannya?” lanjutku sambil menatap wajahnya.&lt;br /&gt;“ Tapi Ujang sangat baik Yah. Dia yang mengajari Zidan membuat perahu dari batang pisang, lalu membuat layarnya dari plastik bekas. Ujang juga dulu belajar ngaji di TPA sama Zidan lho Yah. Suaranya bagus kalau sedang belajar Adzan. Terus banyak sekali doa-doa yang Ujang hapal. Oh iya, Dia malah yang membela Zidan waktu Angga yang nakal itu mau mengambil perahu buatan Zidan. Untung tenaga Ujang kuat, sampai-sampai Angga takut melawannya. Pokoknya Ujang baik deh Yah, nggak pernah jahat sama siapapun, apalagi sama Zidan. ” ujarnya beruntun, tidak menyetujui ucapanku.&lt;br /&gt;Aku jadi tidak enak hati menghadapinya. Anakku belum mengerti bila yang kumaksud adalah Emaknya, bukan anaknya. Sulit bagiku untuk menerangkan hal yang satu ini, hal yang belum pantas didengar oleh anak seumur anakku. Aku kembali teringat saat Mak Enoh panggilan janda beranak satu itu, menghiba meminta perpanjangan kontrak rumah, dengan alasan saat itu dia tidak mempunyai uang cukup untuk mencari rumah kontrakan lain. Selain itu mereka hidup jauh dari sanak saudaranya setelah ditinggal mati sang suami, ayah dari Ujang. Demi menjaga “nama baik” dengan terpaksa aku menolak, walaupun saat itu aku tahu kalau sangatlah sulit mencari rumah kontrakan semurah milik kami, yang memang mematok harga di bawah harga pasaran, serta pembayaran dengan cara cicilan. Ah... Kenapa aku jadi memikirkan hal yang sudah cukup lama berlalu itu? Apa karena tiba-tiba anakku menanyakan peristiwa itu kembali?&lt;br /&gt;“ Kira-kira Ujang dapat bagian daging Qurban juga nggak ya Yah?” pertanyaannya mengagetkan lamunanku. “kan dia termasuk orang tidak mampu juga!” Aku cuma bisa menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;“ Tapi kalau dia sudah tidak tinggal di sini lagi, siapa yang mau antarkan daging Qurbannya Yah?” tampaknya dia belum puas dengan anggukan kepalaku.&lt;br /&gt;“ Mudah-mudahan di tempat tinggalnya yang baru, Ujang juga dapat daging Qurban” kelu lidahku menjawabnya, sementara anak laki-lakiku kini terdiam tanpa merespon jawabanku.&lt;br /&gt;Aku merasa berdosa terhadap anak yatim itu. Kenapa anak sekecil Ujang sudah mendapat imbas dari persoalan orang dewasa. Memori di otakku terputar kembali saat melihat mereka mengemasi barang-barang yang tidak seberapa itu keluar dari kontrakan kami. Sempat kulihat raut bingung dan sedih di wajah “sahabat” anakku. Saat itu keputusanku sudah bulat, pun ketika isteriku menyarankan agar aku memberi tenggang waktu beberapa minggu kepada mereka. Lagi pula menurut isteriku, Mak Enoh terpaksa bekerja di warung tersebut karena kebutuhan ekonomi. Demi menghidupi Ujang anaknya, dia rela “mengorbankan” rasa malunya bekerja sebagai tukang masak di tempat “rawan” tersebut. Memang menurut beberapa tetangganya, yang juga mengontrak rumah kami di sebelahnya, masakan Mak Enoh cukup enak. Tapi aku tak mudah percaya begitu saja, aku lebih percaya pada omongan warga komplek yang sering melihat Mak Enoh pulang malam. Warung apa yang buka hingga larut malam? Pikirku penuh kecurigaan. Memang beberapa minggu sebelumnya, janda itu sempat meminta izin padaku untuk membuka warung makanan di depan kontrakan kami yang disewanya. Aku menolak, karena sebelumnya kami juga melarang salah seorang penyewa membuka kios kecil di kontrakan kami. Pikirku, tidak adil bila aku memberikan perlakuan yang berbeda, lagi pula dengan adanya warung atau kios, akan merusak keindahan dan kebersihan lingkungan sekitar kontrakan. Apalagi kalau sampai merusak bentuk bangunan yang sudah aku dirikan dengan susah payah itu, tentu saja aku menolak.&lt;br /&gt;Tapi kini ingatan itu justeru menyerang batin-ku. Kenapa begitu mudahnya dulu aku men”judge” seseorang dengan mengorbankan nurani, hanya karena pendapat dari beberapa warga. Betapa mudahnya aku menghukum tanpa mempertimbangkan rasa “keadilan” untuk anak sekecil Ujang. Untuk apa aku ber-Qurban kambing setiap tahun, bila untuk ber-emphati saja aku tidak mampu. Bahkan Zidan anakku lebih mampu merasakan apa yang dirasakan sahabatnya.&lt;br /&gt;Tak terasa air bening menggenang di ujung mataku. Bila saja dulu aku mengizinkan Mak Enoh membuka warung, tentu hidup mereka akan lebih baik. Anak yatim itu bisa terus bermain dengan anak kami, mengajari membuat perahu dengan kecekatan tangannya. Kini, tak kuat aku menahan letupan sejuta rasa bersalah yang menghujam dada. Aku peluk anakku yang masih terdiam. Penyesalan itu datang begitu terlambat. Apa jadinya bila Ujang dan Emaknya kini benar-benar terlunta-lunta, kedinginan menghadapi hujan, kegelapan menghadapi malam, kelaparan menghadapi hari-hari ke depan. Siapa yang akan mengantarkan daging Qurban pada mereka?&lt;br /&gt;Ya Allah, biarkan kini aku memohon padaMu, semoga Mak Enoh dan Ujang tidak terlunta-lunta seperti dugaanku, semoga mereka bisa bertemu “malaikat” penolong yang mempunyai nurani tidak seperti aku, yang “buta” oleh “keadilan dunia” yang semu.&lt;br /&gt;Ampuni hambaMu yang hina ini ya Allah, yang tak pantas menyentuh SyurgaMu, karena terlalu kaku tangan ini untuk menyentuh kepala anak yatim, karena tak sanggup mempersembahkan “Qurban Sesungguhnya” dalam kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-8779118522845947738?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/8779118522845947738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=8779118522845947738' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/8779118522845947738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/8779118522845947738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/qurban-sesungguhnya.html' title='Qurban Sesungguhnya'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-5709906989862043224</id><published>2007-12-07T18:49:00.000-08:00</published><updated>2007-12-07T18:56:12.819-08:00</updated><title type='text'>Meninjau Pabrik Lexus di Kyushu</title><content type='html'>Walaupun bagi wartawan otomotif meninjau pabrik mobil adalah hal yang biasa dilakukan, undangan meninjau pabrik mobil sulit untuk dilewatkan. Secara teknis, pabrik mobil memang tidak jauh berbeda satu sama lain.Keadaan yang sama juga muncul saat kunjungan ke Miyata Plant di Kyushu dilakukan pada tanggal 22 Oktober lalu. Kyushu terletak di barat daya Tokyo, yang jarak tempuhnya 1,75 jam penerbangan dari Tokyo. Produk Lexus yang diproduksi di Kyushu adalah IS350/IS250/IS220d, ES350, dan RX350/RX400h.Seperti biasa, hampir di semua pabrik mobil, wartawan tidak diperkenankan membawa kamera. Di Miyata Plant pun keadaannya tidak jauh berbeda. Jikalau memerlukan foto-foto tentang produksi, pihak pabrik menyediakannya.Acara pertama, para wartawan disuguhi film tentang bagaimana sebuah Lexus diproduksi. Dalam film itu, berulang kali ditekankan bahwa Lexus adalah mobil papan atas yang menggunakan material berkualitas tinggi serta dibuat dengan keterampilan dan cita rasa yang tinggi. Dan, sebelum keluar pabrik, setiap mobil diperiksa secara saksama oleh teknisi berpengalaman yang mengenakan sarung tangan putih. Teknisi berpengalaman, yang dalam bahasa Jepang disebut dengan nama Takumi (Master), tidak melewatkan satu detail pun. Itu sebabnya moto yang digunakan Lexus, yakni The Pursuit of Perfection (Mengejar Kesempurnaan), sangatlah tepat.Miyata Plant sangat memerhatikan hubungan yang baik antara pabrik dan karyawannya. Itu sebabnya warna interior dan eksterior pabrik dikoordinasikan untuk memberikan perasaan segar dan bersih. Sebagai bagian dari komitmen terhadap lingkungan kerja yang aman dan nyaman, semua gedung menggunakan penyejuk udara (AC) dan dilengkapi peredam suara.Adapun untuk melindungi para pekerja, tugas-tugas yang mencakup pengangkatan benda-benda berat, perakitan, atau menimbulkan stres tinggi dikerjakan oleh robot atau mesin-mesin lain. Sistem baru dipasang untuk membantu pekerja berinteraksi dengan peralatan yang digunakannya secara lebih mudah dan efektif. Hasilnya pekerja perempuan dan pekerja yang telah berumur dapat melakukan tugasnya secara aman dan nyaman.Pencetakan bagian-bagian bodi dilakukan dengan penggunaan teknologi terkini pada cetakan (mold) yang presisi untuk menghasilkan bagian-bagian bodi berkualitas tinggi.Pengelasan yang dilakukan melalui pengecekan secara saksama terhadap kualitas mobil-mobil Lexus yang tinggi menjamin bahwa setiap panel di permukaan telah ditautkan secara sempurna.Pengecatan yang menggunakan cat berbasis air menciptakan lingkungan kerja yang bersih. Proses pengecatan yang dilakukan oleh lengan-lengan robot yang dibungkus kain dan cat berbasis air dengan kualitas tertinggi digunakan agar cat itu tahan lama dan aman bagi lingkungan hidup. Dan, untuk membuat cat pada mobil itu berkualitas tinggi, maka cat dipoles dengan air sehingga permukaan sangat halus.Perakitan yang menggunakan peralatan yang lengkap, bersih, dan mudah digunakan memungkinkan semua pekerja untuk menghasilkan kendaraan dengan kualitas tertinggi.Semua mobil yang selesai dirakit dicek oleh teknisi berpengalaman dengan menggunakan standar perakitan, pemasangan, dan penyetelan yang tertinggi. Setelah itu barulah mobil dikirim ke dealer-dealer Lexus.Mobil papan atas ToyotaLexus adalah mobil papan atas buatan Toyota yang pada awalnya dibuat untuk pasar Amerika Serikat. Toyota ingin mengisi segmen sedan papan atas Amerika Serikat yang dikuasai oleh mobil-mobil Amerika dan Eropa. Namun, Toyota menyadari sepenuh bahwa mereka memerlukan sebuah merek baru, mengingat Toyota selama ini hanya dikenal sebagai perusahaan pembuat mobil papan tengah.Itu sebabnya, di Toyota, pada tahun 1983, Pemimpin Toyota Motor Corporation Eiji Toyoda dan pejabat tinggi lainnya mengadakan pertemuan rahasia untuk menciptakan sedan papan atas. Pada bulan September 1984, proyek yang diberi nama dengan kode F1 (Flagship and No 1 Vehicle) dikerjakan.Tahun 1986, Honda muncul dengan sedan papan atasnya yang diberi nama Acura. Sama seperti Toyota, Honda pun sadar bahwa Honda hanya dikenal sebagai perusahaan pembuat mobil papan tengah. Untuk mengisi segmen sedan papan atas Amerika, Honda memerlukan nama baru. Munculnya Acura langsung disambut oleh pasar.Sukses Honda dengan Acura mendorong Toyota untuk mempercepat kemunculan Lexus. Pada tahun 1989, Toyota meluncurkan Lexus LS400 yang menggunakan penggerak roda belakang. Selintas sosok Lexus LS400 mirip Mercedes Benz S560 yang populer di Jepang.Para petinggi Toyota mengungkapkan, Lexus itu merupakan kombinasi dari luxury dan elegance (mewah dan anggun). Namun, Lexus tidak mempunyai arti khusus, nama itu dipilih hanya karena mudah disebut dan gampang diingat.Langkah Honda dan Toyota juga diikuti perusahaan pembuat mobil Jepang lainnya, yakni Nissan. Jika Honda muncul dengan Acura, dan Toyota mucul dengan Lexus, maka Nissan muncul dengan nama Infinity.Toyota dan Lexus adalah dua mobil yang berbeda. Mulai dari material yang digunakan (baik eksterior maupun interior), kualitas pengerjaan, kualitas cat dan pemolesan, sampai pengecekan akhir.Lexus yang awalnya hanya muncul dengan sedan, kemudian juga muncul dengan sport utility vehicle (SUV). Sama seperti sedannya yang muncul dengan beberapa model seperti LS, GS, ES, IS, dan belakangan juga CS (convertible/atap bisa dibuka tutup), SUV Lexus juga muncul dengan LX, GX, dan RX. (JL)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-5709906989862043224?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/5709906989862043224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=5709906989862043224' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5709906989862043224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5709906989862043224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/meninjau-pabrik-lexus-di-kyushu.html' title='Meninjau Pabrik Lexus di Kyushu'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-5021796954566845083</id><published>2007-12-07T18:45:00.000-08:00</published><updated>2007-12-07T18:47:23.701-08:00</updated><title type='text'>Sejarah Singkat Garut</title><content type='html'>Sejarah Kabupaten Garut berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendles dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila(indigo). Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pembentukan kembali Kabupaten Limbangan yang beribu kota di Suci. Untuk sebuah Kota Kabupaten, keberadaan Suci dinilai tidak memenuhi persyaratan sebab daerah tersebut kawasannya cukup sempit.Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Limbangan Adipati Adiwijaya (1813-1831) membentuk panitia untuk mencari tempat yang cocok bagi Ibu Kota Kabupaten. Pada awalnya, panitia menemukan Cumurah, sekitar 3 Km sebelah Timur Suci (Saat ini kampung tersebut dikenal dengan nama Kampung Pidayeuheun). Akan tetapi di tempat tersebut air bersih sulit diperoleh sehingga tidak tepat menjadi Ibu Kota. Selanjutnya panitia mencari lokasi ke arah Barat Suci, sekitar 5 Km dan mendapatkan tempat yang cocok untuk dijadikan Ibu Kota. Selain tanahnya subur, tempat tersebut memiliki mata air yang mengalir ke Sungai Cimanuk serta pemandangannya indah dikelilingi gunung, seperti Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Gunung Galunggung, Gunung Talaga Bodas dan Gunung Karacak.Saat ditemukan mata air berupa telaga kecil yang tertutup semak belukar berduri (Marantha), seorang panitia "kakarut" atau tergores tangannya sampai berdarah. Dalam rombongan panitia, turut pula seorang Eropa yang ikut membenahi atau "ngabaladah" tempat tersebut. Begitu melihat tangan salah seorang panitia tersebut berdarah, langsung bertanya : "Mengapa berdarah?" Orang yang tergores menjawab, tangannya kakarut. Orang Eropa atau Belanda tersebut menirukan kata kakarut dengan lidah yang tidak fasih sehingga sebutannya menjadi "gagarut".Sejak saat itu, para pekerja dalam rombongan panitia menamai tanaman berduri dengan sebutan "Ki Garut" dan telaganya dinamai "Ci Garut". (Lokasi telaga ini sekarang ditempati oleh bangunan SLTPI, SLTPII, dan SLTP IV Garut). Dengan ditemukannya Ci Garut, daerah sekitar itu dikenal dengan nama Garut.. Cetusan nama Garut tersebut direstui oleh Bupati Kabupaten Limbangan Adipati Adiwijaya untuk dijadikan Ibu Kota Kabupaten Limbangan.Pada tanggal 15 September 1813 dilakukan peletakkan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana ibukota, seperti tempat tinggal, pendopo, kantor asisten residen, mesjid, dan alun-alun. Di depan pendopo, antara alun-alun dengan pendopo terdapat "Babancong" tempat Bupati beserta pejabat pemerintahan lainnya menyampaikan pidato di depan publik. Setelah tempat-tempat tadi selesai dibangun, Ibu Kota Kabupaten Limbangan pindah dari Suci ke Garut sekitar Tahun 1821. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal No: 60 tertanggal 7 Mei 1913, nama Kabupaten Limbangan diganti menjadi Kabupaten Garut dan beribu kota Garut pada tanggal 1 Juli 1913. Pada waktu itu, Bupati yang sedang menjabat adalah RAA Wiratanudatar (1871-1915). Kota Garut pada saat itu meliputi tiga desa, yakni Desa Kota Kulon, Desa Kota Wetan, dan Desa Margawati. Kabupaten Garut meliputi Distrik-distrik Garut, Bayongbong, Cibatu, Tarogong, Leles, Balubur Limbangan, Cikajang, Bungbulang dan Pameungpeuk.Pada tahun 1915, RAA Wiratanudatar digantikan oleh keponakannya Adipati Suria Karta Legawa (1915-1929). Pada masa pemerintahannya tepatnya tanggal 14 Agustus 1925, berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal, Kabupaten Garut disahkan menjadi daerah pemerintahan yang berdiri sendiri (otonom). Wewenang yang bersifat otonom berhak dijalankan Kabupaten Garut dalam beberapa hal, yakni berhubungan dengan masalah pemeliharaan jalan-jalan, jembatan-jembatan, kebersihan, dan poliklinik. Selama periode 1930-1942, Bupati yang menjabat di Kabupaten Garut adalah Adipati Moh. Musa Suria Kartalegawa. Ia diangkat menjadi Bupati Kabupaten Garut pada tahun 1929 menggantikan ayahnya Adipati Suria Karta Legawa (1915-1929).&lt;a class="static_link" href="http://www.garut.go.id/static/sekilas/sejarah.php#"&gt;Kembali ke atas&lt;/a&gt;&lt;a name="b"&gt;&lt;/a&gt;Perkembangan Fisik KotaSampai tahun 1960-an, perkembangan fisik Kota Garut dibagi menjadi tiga periode, yakni pertama (1813-1920) berkembang secara linear. Pada masa itu di Kota Garut banyak didirikan bangunan oleh Pemerintah Kolonial Belanda untuk kepentingan pemerintahan, berinvestasi dalam usaha perkebunan, penggalian sumber mineral dan objek wisata. Pembangunan pemukiman penduduk, terutama disekitar alun-alun dan memanjang ke arah Timur sepanjang jalan Societeit Straat.Periode kedua (1920-1940), Kota Garut berkembang secara konsentris. Perubahan itu terjadi karena pada periode pertama diberikan proyek pelayanan bagi penduduk. Wajah tatakota mulai berubah dengan berdirinya beberapa fasilitas kota, seperti stasiun kereta api, kantor pos, apotek, sekolah, hotel, pertokoan (milik orang Cina, Jepang, India dan Eropa) serta pasar.Periode ketiga (1940-1960-an), perkembangan Kota Garut cenderung mengikuti teori inti berganda. Perkembangan ini bisa dilihat pada zona-zona perdagangan, pendidikan, pemukiman dan pertumbuhan penduduk.&lt;a class="static_link" href="http://www.garut.go.id/static/sekilas/sejarah.php#"&gt;Kembali ke atas&lt;/a&gt;&lt;a name="c"&gt;&lt;/a&gt;Keadaan Umum KotaPada awal abad ke-20, Kota Garut mengacu pada pola masyarakat yang heterogen sebagai akibat arus urbanisasi. Keanekaragaman masyarakat dan pertumbuhan Kota Garut erat kaitannya dengan usaha-usaha perkebunan dan objek wisata di daerah Garut.Orang Belanda yang berjasa dalam pembangunan perkebunan dan pertanian di daerah Garut adalah K.F Holle. Untuk mengenang jasa-jasanya, pemerintah Kolonial Belanda mengabadikan nama Holle menjadi sebuah jalan di Kota Garut, yakni jalan Holle (Jl.Mandalagiri) dan membuat patung setengah dada Holle di Alun-alun Garut.Pembukaan perkebunan-perkebunan tersebut diikuti pula dengan pembangunan hotel-hotel pada Tahun 1917. Hotel-hotel tersebut merupakan tempat menginap dan hiburan bagi para pegawai perkebunan atau wisatawan yang datang dari luar negeri. Hotel-hotel di Kota Garut , yaitu Hotel Papandayan, Hotel Villa Dolce, Hotell Belvedere, dan Hotel Van Hengel.Di luar Kota Garut terdapat Hotel Ngamplang di Cilawu, Hotel Cisurupan di Cisurupan, Hotel Melayu di Tarogong, Hotel Bagendit di Banyuresmi, Hotel Kamojang di Samarang dan Hotel Cilauteureun di Pameungpeuk. Berita tentang Indahnya Kota Garut tersebar ke seluruh dunia, yang menjadikan Kota Garut sebagai tempat pariwisata.&lt;a class="static_link" href="http://www.garut.go.id/static/sekilas/sejarah.php#"&gt;Kembali ke atas&lt;/a&gt;&lt;a name="d"&gt;&lt;/a&gt;Penetapan Hari Jadi GarutSebagaimana sudah disepakati sejak awal, semua kalangan masyarakat Garut telah menerima bahwa hari jadi Garut bukan jatuh pada tanggal 17 Mei 1913 yaitu saat penggantian nama Kabupaten Limbangan menjadi Kabupaten Garut, tetapi pada saat kawasan kota Garut mulai dibuka dan dibangun sarana prasarana sebagai persiapan ibukota Kabupaten Limbangan. Oleh karena itu, mulai tahun 1963 Hari Jadi Garut diperingati setiap tanggal 15 September berdasarkan temuan Tim Pencari Fakta Sejarah yang mengacu tanggal 15 September 1813 tersebut pada tulisan yang tertera di jembatan Leuwidaun sebelum direnovasi. Namun keyakinan masyarakat terhadap dasar pengambilan hari jadi Garut pun berubah. Dalam PERDA Kab. DT II Garut No. 11 Tahun 1981 tentang Penetapan Hari Jadi Garut yang diundangkan dalam Lembaran Daerah pada tanggal 30 Januari 1982, dinyatakan bahwa Hari Jadi Garut dipandang lebih tepat pada Tanggal 17 Maret 1813.Penelusuran hari jadi Garut berpijak pada pertanyaan kapan pertama kali muncul istilah “Garut”. Seperti dijelaskan dalam Latar Belakang di atas, bahwa ungkapan itu muncul saat “ngabaladah” dalam mencari tempat untuk ibukota Kabupaten Limbangan yang diperintahkan R.A.A Adiwijaya sebagai Bupati yang dilantik pada tanggal 16 Februari 1813. Fakta tentang Jembatan Leuwidaun yang peletakkan batu pertamanya adalah tanggal 15 September 1918 juga tetap diperhitungkan. Dengan demikian, asal mula tercetus kata “Garut” adalah diyakini berada pada sebuah hari antara 16 Februari 1813 s.d. 15 September 1918.Dari berbagai penelusuran diketahui bahwa Bupati Adiwijaya dalam membuat kebijakan selalu meminta fatwa dari sesepuh yang diduga berkebudayaan Islam karena Suci berada di sekitar Godog, makam tokoh penyebar agama Islam. Bersumber pada tradisi tata perhitungan waktu masyarakat, diperkirakan bahwa panitia yang “ngabaladah” ibukota diperintahkan pada bulan Mulud sebagai bulan yang dianggap baik pada waktu itu. “Ngabaladah” tidak mungkin dilakukan pada tanggal 1 Mulud karena kepercayaan orang Sunda pada waktu itu adalah bahwa hari baik jatuh pada saat bulan purnama antara 12-14 Mulud. Karena, 12 mulud dianggap sebagai hari puncak peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, maka yang paling diiyakini memungkinkan untuk “ngabaladah” adalah tanggal 14 Mulud. Menurut perhitungan waktu karya Roofer, hasil konversi tanggal 14 Mulud 1228 Hijriyah itu adalah tanggal 17 Maret 1913.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-5021796954566845083?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/5021796954566845083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=5021796954566845083' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5021796954566845083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/5021796954566845083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/sejarah-singkat-garut.html' title='Sejarah Singkat Garut'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3618728647937512408.post-1948538106644739159</id><published>2007-12-07T18:15:00.000-08:00</published><updated>2007-12-07T18:24:06.054-08:00</updated><title type='text'>Penemu Blue Energy Warga Nganjuk, Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB</title><content type='html'>NGANJUK- Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.&lt;br /&gt;Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007. "Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ.&lt;br /&gt;Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy.&lt;br /&gt;Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu juga akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali . "Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga. Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan, Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15 kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer, hanya butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu. Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember mendatang.&lt;br /&gt;"Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi tidak. Coba saja," tantangnya. Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut. Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa pakai," tandasnya. Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. "Mobilnya malah semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga.&lt;br /&gt;Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001. Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian karbon tertentu," Untuk mesin dengan bahan bakar premium, solar, premix, hingga avtur, Joko mengaku telah menyiapkan bahan bakar pengganti sesuai dengan mesinnya. "Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya. Mau untuk mesin bensin, solar, sampai avtur ya sudah ada," kata ayah enam anak itu.&lt;br /&gt;Yang menarik, bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air tanah bisa menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat, paling bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu menyembunyikan identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar insinyur, itu. (end)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3618728647937512408-1948538106644739159?l=keluargadutaharapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/feeds/1948538106644739159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3618728647937512408&amp;postID=1948538106644739159' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/1948538106644739159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3618728647937512408/posts/default/1948538106644739159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargadutaharapan.blogspot.com/2007/12/penemu-blue-energy-warga-nganjuk.html' title='Penemu Blue Energy Warga Nganjuk, Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB'/><author><name>keluarga duta harapan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00699318244187780817</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='11248772635181404362'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>